Breaking News:

Penanganan Covid

Peran Orang Tua dalam Menghadapi Pandemi Covid-19

KB-TK Santo Carolus Tarakanita Surabaya dan TK RA Kartini Tarakanita Surabaya mengadakan webinar bersama para orang tua peserta didik.

ist/citizen reporter
Webinar dengan topik “Peran Orang Tua dalam Menghadapi Pandemi Covid-19” yang digelar secara virtual oleh KB-TK Santo Carolus Tarakanita Surabaya dan TK RA Kartini Tarakanita Surabaya 

SURYA.co.id | Memasuki bulan Oktober 2020, kasus Covid-19 masih mengalami penambahan di mana-mana. Oleh karena persebaran virus inilah pembelajaran belum bisa dilangsungkan secara tatap muka di sekolah.

Sementara anak-anak belajar di rumah, orang tua dipandang memiliki peran penting dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Oleh karena itulah KB-TK Santo Carolus Tarakanita Surabaya dan TK RA Kartini Tarakanita Surabaya mengadakan webinar bersama para orang tua peserta didik.

Webinar dengan topik “Peran Orang Tua dalam Menghadapi Pandemi Covid-19” dilaksanakan pada Kamis, 1 Oktober 2020, pukul 10.00 – 11.00 WIB melalui telekonferensi Zoom. Sebanyak kurang lebih 40 peserta hadir dalam webinar ini.

Yang menjadi narasumber dalam webinar ini ialah dr. Bayu Ariono Brotokaton (Dokter Puskesmas Siwalankerto Surabaya) dan dimoderatori oleh Theresia Linneke W, S.Psi (Guru KB-TK Santo Carolus).

Inti materi yang disampaikan oleh dokter Bayu ialah 6 peran orang tua di masa pandemi Covid-19. Pertama ialah menciptakan keharmonisan keluarga untuk mendukung lancarnya proses belajar mengajar dari rumah. Kedua, memilih teknik mendidik dalam keluarga yang membahas pembagian tugas antara suami dan istri dalam mengurus anak membuat proses belajar mengajar di rumah berjalan lancar.

Ketiga adalah membahas perhatian orangtuan terhadap anak selama belajar di rumah sehingga memungkinkan orang tua mengetahui perkembangan pendidikan anak. Keempat, Komunikasi Demokratis yang dianggap penting dilakukan demi kelancaran proses belajar anak. Kelima, apresiasi kepada Anak agar semangat anak akan meningkat untuk terus belajar dan mengerjakan tugas-tugasnya. Terakhir, partisipasi orangtua. Walau kedua orang tua memiliki kesibukan masing-masing, tetap harus berpartisipasi memantau proses belajar anak selama di rumah sehingga bisa meningkatkan prestasi anak.

Para orang tua aktif bertanya dalam sesi tanya jawab. Salah satu penanya ialah Evi Kristiani. Evi menanyakan tentang efektivitas box sterilisasi.

Dokter Bayu menjawab berdasarkan Teori Epidemiologi. Efektivitas itu masuk pada protokol kesehatan masing-masing individu. Jadi tidak bergantung pada sarana dari luar. Box sterilisasi membantu efektivitas pencegahan saat kegiatan di luar, tapi efektivitas paling tinggi itu dari diri sendiri.

Penulis : Ernest Nugroho, humas Yayasan Tarakanita Surabaya

Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved