Breaking News:

KSAD Peduli! Jenderal Andika Perkasa Naik Kuda Bersama Istri Pantau Pemulihan Ekonomi di Bromo

KSAD Peduli! Jenderal Andika Perkasa Naik Kuda Bersama Istri Pantau Pemulihan Ekonomi di Bromo, Kabupaten Probolinggo.

Editor: Tri Mulyono
PUSPEN TNI AD
KSAD Jenderal Andika Perkasa Naik Kuda Bersama Istri, Pantau Pemulihan Ekonomi Warga di Kawasan Bromo, Probolinggo, Kamis (1/10/2020). 

SURYA.CO.ID, PROBOLINGGO - Kepedulian  Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa untuk masyarakat kecil ditunjukkan saat berkunjung ke kawasan wisata Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur (Jatim).

KSAD Jenderal Andika Perkasa yang juga Wakil Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) didampingi istri, Hetty Andika Perkasa, beserta rombongan.

Selain memantau langsung kawasan wisatawan Gunung Bromo, Jenderal Andika dan istri tercinta tidak ingin mensia-siakan kesempatan emas berada di tengah panorama alam TN Gunung Bromo yang indah.

Jenderal Andika dan Hetty pun menunjukkan kemesraannya di hamparan pasir nan luas di beberapa spot foto.

Keduanya menyempatkan diri untuk berfoto mesra layaknya sepasang pengantin baru di atas kuda.

Jenderal Andika Perkasa bersama istri, Hetty Andika Perkasa serta rombongan memantau pemulihan ekonomi saat adaptasi kebiasaan baru (AKB) COVID-19.

"Saya ingin mengetahui kondisi di lapangan, penanganan COVID-nya, bagaimana tapi juga pemulihan ekonominya," kata KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dalam keterangan tertulis, Kamis (1/10/2020).

KSAD Jenderal Andika Perkasa yang juga Wakil Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) beserta rombongan transit di salah satu penginapan sebelum turun ke kawasan kawah Gunung Bromo.

Biodata Sulaiman Marpaung, Ketua MUI Sei Tualang yang Sandingkan Foto Wapres dan Kakek Sugiono

Terima Kasih Pak Jokowi! Ini Daftar Gaji Pegawai PPPK yang Setara PNS hingga Rp 5,9 Juta

Menghadapi masa pandemi COVID-19 banyak tempat wisata yang ditutup sementara untuk mencegah terjadinya penularan virus Corona di tempat keramaian.

Salah satu destinasi wisata yang juga terdampak yakni Kawasan Wisata Gunung Bromo yang masuk dalam Taman Nasional Bromo Tengger.

"Jadi sekarang kita sudah ada turis ini meskipun lokal.

Kita berharap semua lah bisa, memperbaiki ekonominya maupun COVID-19 nya," kata KSAD merujuk rombongan yang berkunjung ke Gunung Bromo sebagai turis demi upaya menstimulus pariwisata kembali tumbuh.

Perjalanan menuju kawasan lautan pasir, KSAD menggunakan kendaraan hartop.

Aci, salah satu pengemudi hartop mengatakan selama pandemi COVID-19, wisata Gunung Bromo ditutup bagi para wisatawan sehingga ia tidak bekerja.

Ia hanya mencari rumput karena wisata ditutup.

Pekerjaan mencari rumput itu tidak dapat dijadikan pengganti mata pencaharian, sehingga tidak menghasilkan pendapatan.

Sedangkan pengemudi lainnya, yakni Paidi mengaku beralih pekerjaan sebagai pekerja bangunan atau kuli bangunan, namun juga tidak setiap saat mendapat pekerjaan tersebut.

Bahkan beberapa perhiasan yang dimiliki istrinya habis untuk biaya makan.

Setelah era adaptasi kebiasaan baru, wisata Gunung Bromo mulai dibuka untuk para wisatawan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Para pengemudi pun mengaku senang karena tempat wisata sudah dibuka dan berharap pandemi segera berakhir agar keadaan kembali normal.

"Selama pandemi tidak ada wisatawan yang datang, takut COVID-19, padahal sudah disiplin mobilnya ada sekat-sekat plastiknya, jadi mengikuti protokol kesehatan," kata Hetty Andika Perkasa menjelaskan protokol kesehatan yang ia lihat dalam kunjungannya.

Tak hanya itu, Hetty Andika Perkasa juga memberikan tanda terima kasih kepada para joki kuda dan pengemudi hartop.

Kunjungan KSAD beserta rombongan dapat menjadi salah satu upaya pemulihan ekonomi dengan menghidupkan sektor pariwisata yang beberapa bulan belakangan meredup akibat pandemi COVID-19.(ANTARA)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved