Breaking News:

Berita Ponorogo

Hari Batik Nasional, Komunitas Sepeda Lipat Gowes Sore Keliling Kota Ponorogo Mengenakan Batik

Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, Komunitas Sepeda Lipat Ponorogo (Selipo) bersepeda keliling kota mengenakan baju batik

SURYA.CO.ID/Sofyan Arif Candra Sakti
Anggota Selipo mengenakan batik saat gowes sore 'Nyoride' keliling Kota Ponorogo dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, Jumat (2/10/2020). 

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Oktober, Komunitas Sepeda Lipat Ponorogo (Selipo) bersepeda keliling kota mengenakan baju batik.

Ketua Selipo, Indra Aji Saputra mengatakan, ide bersepeda menggunakan batik tersebut muncul dari inisiatif anggota Selipo.

"Kami gowes bareng dengan berpakaian batik keliling Kota Ponorogo untuk menunjukkan ke masyarakat, kalau hari ini kami juga ikut menyemarakkan hari batik sembari mengajak masyarakat untuk mencintai batik sebagai warisan budaya Indonesia," kata Aji, Jumat (2/10/2020).

Dalam gowes sore atau yang disebut 'Nyoride' yang diikuti 50 anggota Selipo tersebut, semua pesepeda nampak menggunakan masker sebagai kampanye protokol kesehatan.

"Harapannya batik Ponorogo lebih terkenal dan semakin eksis. Pengusaha dan pengrajinnya juga semakin berkembang dan tampilan batiknya semakin inovatif," tambahnya.

Selain Hari Batik Nasional, Komunitas Selipo juga ikut memeriahkan hari besar lainnya, salah satunya pada Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober lalu.

"Pada Hari Kesaktian Pancasila kemarin kami berpakaian serba merah, dengan atribut bendera kecil merah putih yang kami sematkan di sepeda," ucap Aji.

Setelah itu, Anggota Selipo keliling kota Ponorogo, napak tilas melewati tempat yang mempunyai sejarah kepahlawanan, mulai dari Taman Makam Pahlawan (TMP) hingga Patung Sukowati.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved