Breaking News:

Pilkada 2020

Calon Bupati Kediri Mas Dhito Blusukan ke Warung Sengon, Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Mas Dhito juga membagikan masker kepada pengunjung tempat wisata di bawah Pohon Sengon tersebut.

surya.co.id/farid mukarrom
Calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana membagikan masker di Warung Sengon, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melakukan sosialisasi protokol kesehatan dengan membagikan masker di warung Sengon di Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, Jumat (2/10/2020)

Pria yang akrab disapa Mas Dhito ini menyampaikan pentingnya protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Mas Dhito juga membagikan masker kepada pengunjung tempat wisata di bawah Pohon Sengon tersebut.

“Begitu datang di sini, saya langsung melakukan sosialisasi penggunaan masker. Karena banyak warga enggan menggunakan masker, padahal masker itu adalah benteng untuk menangkal covid-19,” ujar Hanindhito Himawan Pramana.

Selanjutnya Dhito berharap ke depan Pemerintah Kabupaten Kediri melakukan gebrakan dalam menangkal Covid-19 dengan sosialisasi yang lebih ekstra.

Untuk membangun kesadaran masyarakat, perlu sosialisasi program 3M secara lebih masif kepada warga.

“Masyarakat Kabupaten Kediri iberi kesadaran pentingnya menggunakan masker, mereka akan melakukannya. Mungkin sosialisasi yang dilakukan Satgas Covid-19 belum menyeluruh, karena cakupan wilayah Kabupaten Kediri yang cukup besar,” ucapnya.

Sementara itu pemilik warung Sengon Ahmad Hariadi mengatakan, Warung Sengon menjadi alternatif pilihan ngopi baru di Kabupaten Kediri.

Sesuai namanya Sengon, berasal dari kepanjangan Seneng, Ngopi dan Ngobrol.
Tempat ini menawarkan view perkebunan sengon dengan beground Sungai Brantas.
Pemilik mendesain tempat usahanya agar nyaman bagi konsumen dengan menyediakan gazebo, area bermain, dan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

“Protokol kesehatan yang diterapkan di sini, mulai cek suhu tubuh, cuci tangan, jaga jarak dan masker,” kata Ahmad Hariadi.

Kemudian menurut Hariadi Warung Sengon awalnya sekedar warung biasa.

Seiring jumlah konsumen yang datang bertambah, ia mengembangkan tempat usaha tersebut.

Dari awalnya usaha kecil dengan pendapatan berkisar Rp 300-400 ribu per hari, kini omset Warung Sengon lebih dari Rp 1 juta setiap harinya.

Penulis: Farid Farid
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved