Breaking News:

Berita Blitar

Puting Beliung Datang di Malam Buta, Rumah Pramono Hancur Tertimpa Pohon

Sebab kejadiannya berlangsung begitu cepat ketika atap rumahnya tertimpa pohon Wadang, setinggi 30 meter dengan diamater 130 cm.

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Deddy Humana
surya/imam taufiq
Pramono menunjukkan rumahnya yang rusak akibat tertimpa pohon saat usai disapu angin puting beliung, Kamis (01/10) siang. 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Hujan deras yang turun bersama angin puting beliung di Dusun Carang Kembang, Desa Suru, Kecamatan Doko, Rabu (30/9/2020) malam, menorehkan trauma bagi keluarga Pramono (46).Karena di tengah hujan berangin di malam buta itu, rumahnya rusak berat akibat tertimpa pohon besar yang tiba-tiba ambruk.

Meski tidak sampai ambruk, rumah Pramono hancur dan rusakparah. Menurut Pramono, ia dan keluarganya langsung lari untuk menyelamatkan diri.

Sebab kejadiannya berlangsung begitu cepat ketika atap rumahnya tertimpa pohon Wadang, setinggi 30 meter dengan diamater 130 cm.

"Untungnya, kami mendengar suara bruk saat pohon ambruk di atap rumah. Sehingga langsung lari dan mencari anak saya. Saat itu anak saya sudah bersembunyi di dapur bersama ibunya," tutur Pramono.

Begitu sadar atap rumahnya jebol dan air hujan masuk, Pramono sekeluarga hanya bisa bertahan di dapur. Sebab dapur rumahnya tak terkena timpahan pohon sehingga aman untuk berteduh.

Akibat kejadian itu, rumahnya tak bisa ditempati meski temboknya hanya retak-retak saja. "Nggak bisa ditempati, wong atapnya jebol. Untungnya, kami semua selamat," paparnya.

Karena pohon yang menimpa atap rumahnya cukup besar, sampai Kamis (01/10) siang belum dipindahkan. Ia menunggu bantuan tenaga dari warga. Sebab pohonnya terlalu besar jika hanya disingkirkan beberapa orang saja.

"Untuk menyingkirkan pohon itu, harus dipotong dari bawah dulu karena terlalu besar," ungkapnya.

Menurutnya, petang itu hujan memang cukup lebat dan berlangsung tiga jami. Bersamaan hujan itu, sekitar pukul 16.00 WIB, datang angin lebat dan menyapu pepohonan.

Bahkan, beberapa pohon di sepanjang jalan Dusun Bambang atau tetangga Dusun Carang Kembang, tumbang. Tumbangnya pepohonan itu menyebabkan putusnya kabel PLN, sehingga listrik padam hingga kembali menyala pukul 20.00 WIB.

"Warga tak bisa membersihkan pepohonan yang tumbang di jalan karena gelap. Sehingga baru bisa dibersihkan Kamis pagi," ujar AKP Iptu Hari PY, Kapolsek Doko.

Selain rumah Pramono, tak ada kerusakan lainnya. Hanya kabel listrik yang putus dan banyak pohon di pekarangan rumah warga yang ambruk. "Tak ada yang mengalami luka karena saat kejadian atau puting beliung itu, warga berada di rumahnya," pungkasnya. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved