Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Lantik Hudiono Jadi Penjabat Bupati Sidoarjo, Khofifah Minta Segera Lari Kencang

Setelah lama kosong, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa akhirnya melantik Penjabat Bupati Sidoarjo, Kamis (1/10/2020).

SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melantik Hudiono sebagai Penjabat Bupati Sidoarjo, di Gedung Negara Grahadi, Kamis (1/10/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Setelah lama kosong, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa akhirnya melantik Penjabat Bupati Sidoarjo, Kamis (1/10/2020).

Bertempat di Gedung Negara Grahadi dan berdasar SK Mendagri, Khofifah melantik Hudiono untuk melaksanakan tugas sebagai Penjabat Bupati Sidoarjo.

Tugas sebagai Penjabat Bupati Sidoarjo akan diemban Hudiono hingga masa jabatan berakhir di tahun Februari 2021 mendatang.

Gubernur Khofifah meminta, setelah dilantik hari ini, Hudiono segera lari kencang. Pasalnya banyak tugas sudah menunggu.

Pertama adalah, penjabat bupati harus segera membereskan terkait penyusunan PAPBD. Kemudian juga dilanjutkan dengan perancangan RAPBD.

"Setelah dilantik, penjabat bupati harus segera lari kencang. Tolong segera koordinasi dengan Sekda yang selama ini telah bertugas dengan baik sebagai Plh. Plh sudah melakukan persiapan untuk bisa segera melakukan pembahasan PAPBD dan RAPBD," kata Khofifah.

Meski menjabat sebagai Penjabat Bupati, Hudiono memiliki kewenangan untuk mengesahkan PAPBD maupun RAPBD.

Hal itu sebagaimana petikan SK Mendagri. Bahwa ada sejumlah kewenangan yang diperbolehkan bagi penjabat bupati.

Pertama tugas penjabat bupati adalah memimpin urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerahnya, kemudian memelihara ketertiban dan ketentraman umum. Selain itu penjabat bupati juga bertugas untuk memfasilitasi pemilihan bupati dan wakil bupati dengan netralitas.

Penjabat Bupati juga berwenang untuk membahas RAPBD dan PAPBD dan mengesahkan setelah mendapatkan persetujuan Mendagri. Serta, ia juga berhak melakukan mutasi pegawai dan secara otomatis penjabat bupati juga menjabat sebagai ketua satgas penanganan Covid-19.

"Siang ini beliau akan langsung paripurna untuk PAPBD, hari ini segala koordinasi harus dilakukan dengan cepat. Hal hal yang terkait dengan pembahasan PAPBD dan RAPBD harus disegerakan," kata Khofifah.

Selain itu, Khofifah juga meminta agar yang tak boleh hilang kendali adalah pengendalian Covid-19.
Ia meminta agar penjabat bupati akan segera melakukan koordinasi bagaimana agar penanganan dan pengendalian Covid-19 bisa maksimal. Sehingga masyarakat bisa terjaga selama berakhitivas dengan aman dari penularan selama protokol kesehatan ditegakkan.

Hudiono usai pelantikan mengatakan, bahwa pihaknya siap untuk melaksanakan tugas yang diamanahkan gubernur padanya untuk menjabat sebagai Penjabat Bupati Sidoarjo.

"Siang ini saya akan langsung hadir dalam rapat paripurna. Apa yang menjadi pesan dari Ibu Gubernur akan segera kami laksanakan. Terutama adalah tentang pengendalian Covid-19," kata Hudiono.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved