Breaking News:

Arema Malang

Jawaban Felipe Americo Soal Penolakan Aremania Terhadap Rencana Arema FC Datangkan Kiper Asing

Suporter Arema FC, Aremania beramai-ramai menyerbu kolom komentar instagram Arema FC dan instagram pelatih kiper Arema FC, Felipe Americo

Surabaya.Tribunnews.com/Dya Ayu
Felipe Americo saat memimpin latihan kiper Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Dia membantah berencana mendatangkan kiper asing untuk tim Singo Edan 

Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | MALANG - Suporter Arema FC, Aremania beramai-ramai menyerbu kolom komentar instagram Arema FC dan instagram pelatih kiper Arema FC, Felipe Americo, untuk menolak rencana manajemen mendatangkan kiper asing asal Brasil.

Bahkan Aremania sampai membuat hastag #tolakkiperasing. Ini dilakukan karena Aremania menilai kiper lokal yang ada saat ini yakni Teguh Amiruddin, Andriyas Francisco, Utam Rusdiana dan M Tegar Surya sudah mumpuni mengarungi Liga 1 2020.

Selain itu, dikhawatirkan adanya kiper asing akan membuat kiper lokal tak mendapat banyak kesempat untuk bermain.

Felipe menegaskan, keputusan mendatangkan kiper asing bukan keinginannya. Melainkan keinginan dan keputusan manajemen.

"Ya saya lihat di instagram. Semua suporter Arema marah. Itu situasi sulit untuk aku, karena aku tidak minta kiper asing untuk Arema. Aku percaya pada kiper lokal kami. Keputusan seperti itu dari aspek manajemen. Aku hanya pelatih kiper, kerja di Indonesia untuk melatih kiper. Keputusan mendatangkan pelatih kiper bukan keputusanku. Silahkan katakan ini ke suporter agar jelas," kata Felipe pada Surya, Rabu (30/9/2020).

Terkait statmen General Manager Arema FC, Ruddy Widodo yang mengatakan kiper asal Brasil yang sebelumnya dikabarkan bakal berangkat dari Brasil ke Indonesia awal Oktober itu, didatangkan berdasarkan rekomendasi dirinya, Felipe buru-buru membantahnya.

"Itu bukan rekomendasi, tapi kalau mereka (manajemen) kirim video ke saya, itu saya menganalisis saja. Bagus atau tidak kiper ini. Tapi kalau keputusan membawa dia ke Arema, itu manajemen bukan saya," ujar Filipe.

Anehnya pelatih kiper asal Brasil itu mengaku tidak tahu siapa kiper yang akan didatangkan manajemen, padahal manajemen mengatakan kiper yang akan didatangkan merupakan mantan anak asuhannya di Botafogo di Brasil.

"Kalau ada yang bilang kiper asingnya itu pernah kerja denganku di Brasil, itu spekulasi. Karena aku tidak tahu siapa kiper itu. Sekali lagi keputusan soal mendatangkan kiper asing bukan keputusan dan keinginan saya. Itu manajemen, itu Arema yang mau kiper asing. Aku tidak tahu siapa nama kiper yang akan didatangkan. Aku sempat tanya kiper disana (Botafogo) saya tanya lewat WhatSapp. Apakah ada orang Arema yang memberimu tawaran gabung ke Arema? Dia bilang tidak ada," jelasnya.

Meski membantah, Felipe mengharapan pada semua bagian tim untuk tetap menyambut baik ketika memang nantinya kiper asing itu datang ke Arema FC.

"Kalau memang akan ada kiper asing datang, saya tidak masalah karena saya di Indonesia ini bekerja. Kalau ada kiper datang ya semua harus respek," tambah pelatih berusia 38 tahun itu.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved