Breaking News:

Arema Malang

Arema FC Sesalkan Liga 1 2020 Tak Dapat Izin Kepolisian dan Mundur ke November

Manajemen Arema FC mempersoalkan keputusan Polri yang tidak memberi izin keramaian untuk Liga 1 dan Liga 2 2020.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Dya Ayu
GM Arema FC Ruddy Widodo (kedua dari kiri) saat berbincang dengan tiga asisten pelatih tim Singo Edan. Arema FC menyesalkan kepolisian tidak memberi izin Liga 1 2020 

Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | MALANG - Manajemen Arema FC mempersoalkan keputusan Polri yang tidak memberi izin keramaian untuk Liga 1 dan Liga 2 2020. Sehingga Liga 1 dan Liga 2 2020 harus mundur sebulan ke November mendatang.

Awalnya Liga 1 dan Liga 2 2020 dijadwalkan mulai 1 dan 17 Oktober, tapi kepolisian tidak mengeluarkan izin lantaran jumlah kasus Covid-19 di Indonesia masih tinggi.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo menyesalkan kepolisian tidak memberi izin kelangsungan Liga 1 dan Liga 2 2020. Ia membandingkan gelaran Liga 1 2020 dengan Pilkada 2020 yang tetap mendapat izin dari pihak kepolisian.

"Kalau kacamata Arema, mungkin yang terjadi kurang adanya komunikasi antara PSSI, Liga dengan pihak kepolisian. Masak Pilkada 210 daerah diizinkan, ini 18 klub yang notabennya 7-8 sudah berada di Jogja, izinnya tidak keluar," kata Ruddy Widodo, Rabu (30/9/2020).

Lebih lanjut, Ruddy mengatakan, soal Covid-19 ini selayaknya menjadi pos dari Satgas Covid-19 yang telah dibentuk pemerintah. Apalagi dalam suratnya, Satgas Covid-19 telah memberikan izin terkait penyelenggaraan kompetisi Liga 1 dan Liga 2.

"Kami tidak menyalahkan siapapun. Cuma kami heran kok tiba-tiba begini. Kan sudah dibentuk Satgas dan Satgas mengizinkan. Tiba-tiba muncul hal ini. Kalau ngomong soal Covid-19, sebenarnya Presiden (Joko Widodo) sudah membentuk Satgas juga, sudah mencanangkan hidup berdampingan dengan Covid, dari segi apapun, termasuk bidang olahraga. Bagaimana protokolnya sesuai dengan arahan protokol kesehatan. Bahkan satgas yang tertinggi dalam penanganan Covid menjadikan 18 klub ini sebagai brand ambasador sepak bola dimasa pandemi dengan aman. Mudah-mudahan dengan adanya komunikasi lebih intens dan lebih bagus, ada solusinya," harap Ruddy.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved