Breaking News:

Berita Surabaya

ACT Jatim Menyalurkan Bantuan Sembako untuk Pegiat Dakwah dan Santri

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Timur (Jatim) menyalurkan bantuan untuk pegiat dakwah dan santri.

Foto Istimewa
ACT Jatim menyalurkan bantuan kepada para santri yang masih belajar di masa pandemi karena tidak bisa pulang ke daerahnya. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Timur (Jatim) menyalurkan bantuan untuk pegiat dakwah dan santri.

Menurut siaran tertulis yang diterima SURYA.co.id, ACT Jatim menyerahkan bantuan sembako seperti beras, gula, kecap, ikan kaleng, dan mi instan kepada kru Radio Suara Muslim Surabaya dan Ustad Griya Al Qur'an Surabaya, Selasa (29/9/2020).

"Program ini merupakan program kelanjutan yang sudah dilakukan ACT Jawa Timur beberapa waktu lalu, semenjak masa pandemi Covid-19, Ramadan, dan Hari Raya Idulfitri," ujar Mashudi, Implimentator Program ACT.

Lanjutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian ACT kepada para pegiat dakwah.

Ia berharap Program Sahabat Dai ini bisa meringankan beban pendakwah.

HRD Radio Surabaya Muslim Surabaya, Sepphy mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada para Sahabat Dermawan ACT.

“Bantuan ini jadi nikmat karena datang tepat di akhir bulan. Di mana kita harus berhemat, tiba-tiba ada bantuan sembako datang. Alhamdulillah” ungkapnya.

Di waktu yang sama pula, melalui program Beras untuk Santri (Berisi), Tim Implementasi ACT Jatim menyalurkan bantuan ke Pondok Pesantren Unik Queoo Surabaya.

Selain beras wakaf, bantuan juga berupa snack, sabun mandi, serta sabun dapur.

Bantuan ini diberikan untuk menunjang kelangsungan belajar para santri yang berasal dari berbagai daerah.

Pengasuh Pondok Pesantren Umul Quroo Ustad Khoirudin mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh para Sahabat Dermawan ACT.

“Semoga bantuan Beras Untuk Santri ini bermanfaat dan menjadi berkah buat para donatur. Barakallah," ujarnya.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved