Breaking News:

Berita Tulungagung

Sempat Ada Unjuk Kesaktian Mewarnai Aksi Pengeroyokan Suyatno di Nyawangan Tulungagung

Namun, kematian Yatno justru membuat mayoritas warga merasa lega. Sebab sosok Yatno kerap main tangan jika ada masalah dengan warga.

Istimewa
Unit Inafis Satreksrim Polres Tulungagung melakukan olah TKP terkait kasus pengeroyokan Yatno hingga tewas di Dusun Puthuk, Desa Nyawangan, Kecamatan Sendang, Selasa (29/9/2020). 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Polisi telah menetapkan tujuh tersangka pengeroyok Suyatno (55) hingga tewas pada Rabu (23/9/2020) lalu.

Yatno, demikian dia biasa korban dipanggil, dikenal sebagai sosok preman asal Dusun Puthuk, Desa Nyawangan, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung.

Namun, kematiannya justru membuat mayoritas warga merasa lega.

Sebab sosok Yatno kerap main tangan jika ada masalah dengan warga.

Selain itu ia juga kerap minta uang kepada warga lain, terutama yang baru jual sapi.

“Umumnya kalau ada yang jadi perantara penjualan sapi, dia akan dapat uang terima kasih dari si penjual. Tapi Yatno ini tetap minta duit mesti bukan perantaranya,” ucap seorang warga dengan inisial DD, Selasa (29/9/2020).

Bahkan Yatno juga beraksi di desa-desa sekitar, seperti Picisan dan Tugu.

“Ada toko bangunan di Tugu yang biasa dimintai uang. Rata-rata warga memilih memberi agar Yatno segera pergi,” ungkap DD.

Sikap Yatno ini diduga tidak lepas dari piandel (kesaktian) yang dimilikinya.

Seperti saat awal pengeroyokan, Yatno sempat menantang warga.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved