Minggu, 26 April 2026

Travel

Rafting Kampung Ratu Kasembon Kabupaten Malang, Ada 2 Pilihan Jalur yang Bisa Dipilih

Wisata rafting dan tubing Kampung Ratu Desa Bayem, Desa Bayem, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang memiliki dua pilihan jalur bagi pengunjungnya.

Foto Istimewa
Tempat wisata Rafting Kampung Ratu di Desa Bayem, Desa Bayem, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang. 

SURYA.CO.ID. MALANG - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang melaksanakan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) mempromosikan tempat wisata Rafting Kampung Ratu di Desa Bayem, Desa Bayem, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang.

Desa Bayem merupakan salah satu desa percontohan untuk program desa tangguh yang dicetuskan pemerintah.

Harapannya, melalui PMM sebagai pengganti kegiatan KKN, Desa Bayem bisa benar-benar menjadi desa tangguh.

Baik dari segi kesehatan, pangan, maupun perekonomian.

PMM UMM kelompok 7 gelombang 8 ini terdiri dari lima orang.

Yaitu Wanda Erza Widyaswara, Hestuning Sekar Kinanti, Adhitya Wirawan Sumarsono P, Khairul Muhajid Sangadji dan Yuanditya Widhi R.

Mereka mengusung judul “Implementasi ‘Kampung Tangguh’ dalam Menghadapi COVID-19 di Era New Normal”.

Menurut Wanda, program kerja timnya antara lain sosialisasi kepada masayarakat tentang cara pencegahan COVID-19, membuat dan mengajarkan masyarakat tentang manfaat dan cara pembuatan alat hidroponik.

"Serta melakukan observasi dan mempromosikan tempat wisata rafting di Desa Bayem yakni Rafting Kampung Ratu," jelasnya, Senin (28/9/2020).

Mereka juga mencoba wisata rafting Kampung Ratu.

Wisata rafting di Desa Bayem ini dijamin keamanannya karena sebelum melakukan rafting akan ada briefing dari guide yang berpengalaman dan sudah bersertifikat.

Saat rafting pun setiap perahu akan didampingi oleh seorang guide.

Wisata rafting dan tubing Kampung Ratu ini memiliki dua pilihan jalur bagi pengunjungnya.

Tentang debit air di lokasi ini tidak menjadi masalah bagi pengunjung yang ingin sewaktu-waktu datang untuk mencoba wisata rafting ini.

Mahasiswa dari UMM ini juga memperkenalkan hidroponik yang merupakan salah satu teknik menanam yang sangat baik untuk daerah yang sulit air dan tidak punya lahan.

Diharapkan, setelah diajarkan, maka masyarakat bisa membuat hidroponik agar bisa kuat secara pangan dan ekonomi.

Jika dikembangkan, tidak menutup kemungkinan menghasilkan panen yanh besar melalui hidroponik.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved