Breaking News:

Madur United

Liga 1 2020 kembali Ditunda, Madura United Yakin Kompetisi Tetap Digelar

Pelatih Madura United Rahmad Darmawan (RD) tetap yakin kompetisi lanjutan Liga 1 2020 tetap berjalan meskipun PSSI kembali menunda sebulan.

SURYA.CO.ID/Sugiharto
Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan. 

SURYA.co.id, MADURA - Pelatih Madura United Rahmad Darmawan (RD) tetap yakin kompetisi lanjutan Liga 1 2020  tetap berjalan meskipun PSSI kembali menunda sebulan.

Lanjutan kempetisi kasta tertinggi Tanah Air  akan kick off awal November dari semula 1 Oktober 2020.

Keputusan ini setelah PSSI melakukan rapat dengan Menpora pada Selasa (29/9/2020).

Hal ini karena kompetisi belum mendata izin dari pihak Kepolisian.

Penegasan tidak adanya Izin lanjutan kompetisi disampaikan oleh Kepala Divisi (Kadiv) Humas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono, Senin (28/9/2020) malam.

Argo menjelaskan, ada banyak faktor pertimbangan kompetisi Liga 1 dan 2 tak diizinkan, masih tingginya kasus COVID-19 di Indonesia menjadi alasan utama.

Polri bahkan mengeluarkan maklumat dan penegasan tidak akan mengeluarkan izin keramaian di semua tingkatan.

"Ini tentu evaluasi buat kita semua, kami belum bisa meyakinkan pihak pemberi izin untuk menggelar kompetisi, atau dibutuhkan evaluasi lagi untuk memperbaiki semua SOP yang sudah dibuat," ucap Rahmad Darmawan, Selasa (29/9/2020).

RD menyebut, setelah kembali ditunda, kurang realistis jika Kapolri tidak lagi memberi izin keramaian gelaran kompetisi.

Pasalnya, disaat bersamaan Pemilukada yang berpotensi besar mengumpulkan massa lebih, izin dikeluarkan.

"Saya tidak yakin kalau kompetisi akan di stop, karena dibilang izin keramaian, ada hal yang lebih  bisa membuat ramai kehadiran massa saat kampanye dan Pilkada nanti," jelas mantan pelatih timnas U-23 itu.

"Jadi kalau kita kompadengan itu, saya rasa tidak realistis menghentikan kompetisi. Kompetisi juga digelar tanpa penonton," pungkas RD.

Selain tanpa penonton, sepanjang gelaran lanjutan kompetisi Liga 1 2020, setiap tim wajib melakukan tes swab dua pekan sekali.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved