Berita Surabaya

Laju Penyebaran Covid-19 Menurun, Jatim Layak Masuk New Normal

Tepatnya, kasus Covid-19 aktif di Jawa Timur ada sebanyak 3.714 orang. Jauh dibandingkan dengan DKI Jakarta sebanyak 11.987 orang.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Deddy Humana
surya/fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan Pemprov Jatim di Pendopo Kabupaten Sumenep, Selasa (29/9/2020). 

SURYA.CO.ID, SUMENEP - Pengendalian Covid-19 di Jatim sudah menunjukkan trend positif, setelah ada penurunan laju penyebaran atau rate of transmission (Rt) dalam dua pekan terakhir.

Selama periode itu pula, Rt Covid-19 di Jatim sudah ditekan di angka 0,8 persen sehingga Jatim secara teoritis layak masuk New Normal.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam paparannya di Pendopo Kabupaten Sumenep saat penyerahan bantuan pemulihan ekonomi akibat pandemi, Selasa (29/9/2020).

"Saat ini rate of transmission Covid-19 di Jatim terendah se-Indonesia. Dan kasus Covid-19 aktif di Jatim juga terendah di antara provinsi besar lain di Indonesia," kata Khofifah.

Tepatnya, kasus Covid-19 aktif di Jawa Timur ada sebanyak 3.714 orang. Jauh dibandingkan dengan DKI Jakarta sebanyak 11.987 orang. Begitu juga dibandingkan Jawa Tengah dan Jawa Barat yang berturut-turut mencapai 4.959 orang dan 7.872 orang.

Menurut Khofifah, penurunan ini menjadi hasil berbagai upaya yang dilakukan dari hulu hingga hilir. Terlebih dua pekan ini jajaran kepolisian, TNI, dan juga pamong praja aktif melakukan operasi yustisi Jatim bermasker.

Cara itu ternyata cukup efektif dalam upaya menyadarkan masyarakat agar tertib berprotokol kesehatan. Sejauh ini operasi yustisi di Jatim telah dilakukan di 29.617 titik, dengan jumlah 347.887 teguran, hukuman sosial kepada 66.618 orang, dan denda administratif kepada 17.661 orang.

Juga, penyitaan 7.307 KTP, percobaan kurungan 1 orang dan penutupan tempat usaha di 32 lokasi.
"Kami tak henti mengimbau seluruh pemkab/pemkot agar mengajak masyarakatnya disiplin protokol kesehatan. Pandemi belum berhenti dan vaksin belum ditemukan. Jadi vaksinnya adalah tertib disiplin protokol kesehatan," tegasnya.

Lebih lanjut, Khofifah juga membagikan ribuan masker pada pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Sumenep. Khofifah ingin agar 'Jatim Bermasker' terus digalakkan karena masker berdasarkan penilitian mampu menghambat penyebaran Covid-19.

Sementara itu update harian Covid-19 Jatim per Selasa (29/9/2020) ada tambahan 278 orang sehingga kasus kumulatif Jatim tembus 43.450 kasus. Juga ada tambahan kasus sembuh sebanyak 385 orang sehingga sembuh kumulatif Jatim mencapai 36.708 kasus.

Dan untuk kasus meninggal i ada tambahan 24 orang sehingga kumulatif kasus meninggal mencapai 3.162 orang. ***

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved