Breaking News:

Berita Mojokerto

Double Trek Mojokerto - Jombang segera Dioperasikan, Waspadai Crossing 2 Jalur Kereta Api 

Petugas melakukan pengecekan jalur ganda di kawasan Stasiun Mojokerto di Jalan Majapahit, Kota Mojokerto, Selasa (29/9/2020).

surya.co.id/mohammad romadoni
Petugas melakukan pengecekan jalur ganda di kawasan Stasiun Mojokerto di Jalan Majapahit, Kota Mojokerto, Selasa (29/9/2020). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - PT KAI Persero segera mengoperasikan jalur ganda (Double Track) perlintasan kereta api dari Stasiun Mojokerto sampai Stasiun Jombang.

Informasi yang dihimpun di lapangan, jalur ini akan diuji coba lebih dulu sebelum resmi dioperasikan pada pertengahan Oktober 2020.

"Jalur Double trek mulai difungsikan dari KM 56.500 atau Stasiun Mojokerto mengarah ke barat sampai Stasiun Jombang diperkirakan pada 20 Oktober 2020," ungkap Kepala Stasiun Mojokerto Daop 8, Agus Muljono kepada wartawan di lokasi, Selasa (29/9/2020).

Menurut Agus, pengoperasian perlintasan kereta api jalur ganda ini menyusul pengerjaan proyek Double Track sepanjang kurang lebih 8 kilometer dari Mojokerto sampai Curah Malang Jombang telah rampung. 

"Pengerjaan Double Track sudah selesai  semuanya tinggal merapikan dan swift over sekaligus persinyalan pengoperasian jalur ganda," jelasnya.

Agus menyebut menyusul pengoperasian jalur ganda Mojokerto-Jombang sehingga masyarakat diimbau lebih berhati-hati ketika menyeberang melewati jalur perlintasan kereta api.

Sebab, ada kereta api dari dua arah yang melintas di perlintasan Double Track. 

"Supaya masyarakat agar berhati-hati nantinya akan ada dua kereta melintas secara bersamaan. Kalau dulu Crossing-nya biasanya di stasiun namun karena adanya jalur ganda sehingga sewaktu-waktu terjadi Crossing setelah ada jalur Double Trek tersebut," ujar Agus mantan Kepala Stasiun Jebres Solo ini.

Ditambahkannya, PT KAI maupun Daop 8 sejak lama sudah melakukan sosialisasi terkait adanya jalur ganda perlintasan kereta api Mojokerto-Jombang.

Satu pekan sebelum jalur ganda  dioperasikan kembali dilakukan sosialisasi ke masyarakat sekitar perlintasan kereta api, khususnya kawasan perlintasan tanpa palang pintu.

"Sosialisasi bentuknya spanduk di daerah yang banyak perlintasan tanpa palang pintu dan juga ada petugas yang keliling untuk mensosialisikan beroperasinya Double trek," tandasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved