Breaking News:

Pilkada Jember 2020

Soal Pembersihan Gambar Petahana, Pemkab Jember Belum Satu Suara

Pemkab Jember belum satu suara terkait pembersihan gambar calon bupati petahana di sejumlah aset dan fasilitas milik Pemkab Jember.

surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Rapat koordinasi antara Pemkab Jember dengan Bawaslu dan KPU Jember terkait pembersihan gambar diri petahana di aset milik Pemkab Jember 

SURYA.co.id | JEMBER - Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember belum satu suara terkait pembersihan gambar calon bupati petahana di sejumlah aset dan fasilitas milik Pemkab Jember.

Karenanya, Pemkab meminta Bawaslu kembali membuat surat untuk menyebutkan secara rinci, apa saja yang harus dibersihkan terkait hal tersebut.

Hal ini disepakati dalam rapat koordinasi antara Pemkab Jember dengan Bawaslu dan KPU Jember, Senin (28/9/2020) sore.

"Ada tiga poin kesepakatan dalam pertemuan tadi. Salah satunya, Bawaslu diminta bersurat kembali terkait fokus apa saja yang harus ditertibkan," ujar Komisioner Bawaslu Jember, Devi Aulia R kepada Surya, Senin (28/9/2020) malam.

Sebelumnya pada 22 September 2020 lalu, Bawaslu Jember telah berkirim surat kepada sejumlah instansi terkait di Pemkab Jember terkait penertiban itu. Bawaslu meminta mereka membersihkan gambar petahana, Faida, yang terpasang di sejumlah aset atau fasilitas milik Pemkab Jember.

Karena selain terpasang gambar petahana, di beberapa spanduk juga diikuti dengan program atau janji program pembangunan di tahun 2020.

Bawaslu mencontohkan, gambar petahana yang harus dibersihkan antara lain gambar di mobil ambulans, poster, maupun spanduk iklan layanan masyarakat milik Pemkab Jember.

"Pemkab merasa, surat imbauan kami yang awal terlalu umum. Sehingga meminta kembali kepada Bawaslu untuk menyebutkan secara jelas apa-apa saja yang harus dibersihkan," imbuh Devi.

Bawaslu dalam waktu dekat akan kembali melayangkan surat imbauan tersebut. Bawaslu juga akan berkoordinasi dengan Tim Penertiban Pemkab Jember, untuk menertibkan dan membersihkan alat peraga kampanye di beberapa tempat strategis, seperti di kawasan segitiga emas Kota Jember yang harus bersih dari alat peraga kampanye.

Dari pantauan Surya, beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Jember telah membersihkan poster, maupun spanduk berisi iklan layanan masyarakat mereka yang di dalamnya ada gambar petahana Faida. Pembersihan oleh mereka sendiri sudah mulai dilakukan sejak Sabtu (26/9/2020) lalu.

Meski begitu, masih ada juga yang masih belum dibersihkan, seperti di beberapa mobil ambulans desa dan Puskesmas. Gambar petahana Faida, dan program kerjanya di sektor pendidikan juga masih tersebar di beberapa sekolah di Kabupaten Jember.

Plt Bupati Jember Abdul Muqit Arief mengakui, pihaknya masih belum sepaham tentang gambar petahana di mana saja yang harus dibersihkan.

"Karena ada yang menyebut itu masuk alat peraga kampanye, tetapi ada juga pihak yang menyebut itu tidak termasuk APK. Jadi kami berkoordinasi kembali dengan Bawaslu Jember," ujar Muqit.

Jember termasuk satu daerah dari 19 kabupaten dan kota di Jawa Timur yang menggelar Pilkada pada Desember nanti. Saat ini tahapan Pilkada sudah memasuki masa kampanye. Dari tiga pasangan calon, satu di antaranya merupakan calon bupati petahana.

Karenanya, Bawaslu Jember telah jauh hari meminta kepada Pemkab Jember untuk membersihkan gambar diri petahana dari barang apapun milik Pemkab Jember. Karena berdasarkan pengertian kampanye, menampilkan gambar termasuk dalam citra diri kampanye.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved