Breaking News:

Berita Malang raya

Ngaku Jurnalis dan Pengacara, Pria di Malang Gelapkan Uang Rp 50 Juta Milik Nasabah Bank

Polres Batu mengamankan seorang lelaki bernama Heri Sukamto karena telah melakukan penipuan dan penggelapan dengan mengaku sebagai jurnalis

ist
Tersangka Heri Sukamto yang diamankan oleh Polres Batu karena melakukan penipuan dan penggelapan dengan mengaku sebagai jurnalis sekaligus pengacara. 

SURYA.co.id | BATU – Polres Batu melalui Satuan Reserse Kriminal mengamankan seorang lelaki bernama Heri Sukamto karena telah melakukan penipuan dan penggelapan terhadap warga Pujon, Kabupaten Malang, dengan mengaku sebagai jurnalis.

Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Jeifson Sitorus membenarkan adanya penangkapan terhadap pria dari Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang tersebut. 

"Tersangka sudah kami amankan pada 23 September 2020 kemarin. Tujuan diamankan agar tersangka tidak mengulangi perbuatan, tidak melarikan diri, dan menghilangkan barang bukti," jelas Jeifson, Senin (28/9/2020).

Heri yang mengaku sebagai jurnalis dan pengacara dilaporkan ke Polres Batu oleh seorang warga. Warga tersebut diduga menjadi korban penipuan dan penggelapan sehingga mengalami kerugian hingga Rp 50 juta.

Pada 16 Oktober 2019, Heri dilaporkan ke Polres Batu. Awal mula permasalahan ini terjadi ketika korban yang bernama Sujarman tengah bermaksud menyelesaikan akta hibah di Bank BRI. Pada 30 September 2020, korban memberikan uang Rp 50 juta kepada Heri yang mengaku sebagai jurnalis dan pengacara sehingga memiliki relasi cukup dekat aparat penegak hukum. Alasan itulah yang membuat korban yakin dan akhirnya menyerahkan uang.

Setelah menerima uang dari korban, Heri pun berjanji bakal menyelesaikan permasalahan akta hibah yang ada di Bank BRI dan menyerahkannya ke korban. Tapi beberapa hari kemudian, Heri hanya membawa foto kopi akta pada korban, bukan akta asli sesuai janjinya. Korban pun sempat curiga. Terlebih ketika dihubungi kembali tidak ada respon dari Heri.

Pihak Bank BRI lalu mengabarkan kalau surat akta hibah yang dijaminkan sudah diambil pada 27 September 2019 oleh Heri, dengan pelunasan hanya Rp 5,5 juta. Namun akte tersebut tidak diserahkan kepada korban.

Sulianto selaku kuasa hukum korban bernama Sujarman, warga RT 25 RW 6, Dusun Biyan, Desa Sukomulyo, Kecamatan Pujon mengatakan, kliennya diperas sehingga mengalami kerugian. Dirinya pun mengapresiasi penangkapan yang dilakukan oleh polisi.

"Ya sudah dapat info dari pihak Polres Batu dan tersangka sudah diamankan. Kami sangat mengapresiasi kinerja dan langkah tegas kepolisian mengamankan pelaku. Ini merupakan wujud kerja nyata kepolisian melindungi warganya," katanya. 

Penulis: Benni Indo
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved