Selasa, 12 Mei 2026

Berita Gresik

Dua Bocah Tewas Mengapung di Bendungan Gerak Sembayat Gresik Berasal dari Lamongan

Keduanya adalah tetangga satu kampung, namun beda dusun. Mereka berdua adalah teman akrab.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/willy abraham
Jasad dua bocah laki-laki yang ditemukan mengapung di Bendung Gerak Sembayat (BGS), Kecamatan Bungah, Gresik, Senin (28/9/2020). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Dua bocah laki-laki yang ditemukan mengapung di Bendung Gerak Sembayat (BGS), Kecamatan Bungah, Gresik ternyata pelajar SMP asal Kabupaten Lamongan.

Dari hasil indentifikasi, kedua korban diketahui bernama Alfian (15), warga Dusun Ngajaran dan Andre (15), warga Dusun Alang-alang, Desa Kecamatan Karang Binangun, Kabupaten Lamongan.

Keduanya adalah tetangga satu kampung, namun beda dusun. Mereka berdua adalah teman akrab.

Kedua korban ditemukan warga mengapung sekitar pukul 09.30 WIB.

Kepala Desa Karang Binangun, Sugianto menjelaskan, kedua korban keluar dari rumah, Minggu (27/9/2020) pukul 09.00 WIB.

Mereka berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Beat.

Hingga pukul 17.00 WIB tak kunjung kembali.

Pihak keluarga berusaha mencari keliling kampung dan menanyakan keberadaan kedua korban itu melalui grup WhatsApp.

"Tadi sekitar pukul pukul 09.30 WIB saya dapat info ada dua anak tenggelam meninggal dengan kondisi mengapung di BGS, saya cek ciri-cirinya ternyata benar warga kami," tutupnya.

Keluarga korban dari Andre langsung mendatangi lokasi kejadian.

Aris membenarkan jika keponakannya yang ditemukan tewas mengapung.

Aris menyebut mengetahui kabar ponakannya ditemukan meninggal dari kepala desa yang datang langsung ke rumah.

"Dikabari pak lurah datang kerumah dan menyampaikan kabar kalau Andre ditemukan mengapung di Bendung Gerak Sembayat," terangnya.

Aris mengatakan memang ponakannya keluar rumah pamit tapi tidak jelas tujuan kemana.

Keluarga sempat panik karena keduanya tidak kunjung pulang.

Kemudian tahu kondisinya sudah tidak bernyawa mengapung di BGS.

"Saya juga kurang tahu, apakah mereka terpeleset atau bagaimana," pungkasnya.

Saat ini penemuan dua mayat mengapung di BGS sedang ditangani petugas kepolisian.

Ditemukan Mengapung di Bendungan Gerak Sembayat

Sebelumnya, dua bocah laki-laki ditemukan mengapung di Bendungan Gerak Sembayat (BGS), Kecamatan Bungah, Gresik, Senin (28/9/2020).

Diketahui, dua bocah laki-laki itu dalam kondisi terbujur kaku.

Pantauan di lapangan, keduanya masih mengenakan pakaian lengkap.

Keduanya sama-sama menggunakan kaos berwarna merah.

Menggunakan celana jeans dan celana pendek berwarna hitam.

Kedua bocah malang itu langsung dievakuasi menuju daratan, sekujur badannya putih pucat.

Hal ini membuat warga datang antusias ingin melihat dari dekat dua bocah malang itu.

"Kayaknya masih belasan tahun usianya," ucap Rozikin, warga yang berada di lokasi.

Saksi lainnya, Zainul (23) menambahkan kedua bocah itu mengapung di tengah BGS. Kemudian, dibawa dipinggir.

"Sekitar pukul 09.30 Wib kalau tidak salah ketemunya," pungkasnya.

Sembari ditutupi dengan sarung berwarna merah, kedua jasad itu kemudian dievakuasi menuju rumah sakit.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved