Breaking News:

Berita Surabaya

Tiga Tahun Jadi Buron, Pemalsu Antena TV Ditangkap Tim Gabungan

Terpidana Lauw Ing Lioe alias Lioenardi (46) ditangkap di kediamannya di Jalan Kalijudan Asri, Surabaya pada Jumat, (25/9) pukul 23.10 WIB.

Samsul Arifin
Terpidana Lauw Ing Lioe alias Lioenardi (46) setelah ditangkap tim gabungan di rumahnya Jalan Kalijudan Asri, Jumat, (25/9) pukul 23.10 WIB. 

SURYA.CO.ID I SURABAYA - Tim gabungan Intelijen dari Kejaksaan Agung (Kejagung), Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim dan Kejari Sidoarjo, mengeksekusi terpidana kasus penjiplakan merek antena tv. 

Dia adalah terpidana Lauw Ing Lioe alias Lioenardi (46). Ia berhasil ditangkap di kediamannya di Jalan Kalijudan Asri, Surabaya pada Jumat, (25/9) pukul 23.10 WIB.

“Terpidana ini telah menjadi DPO selama tiga tahun,” kata Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jatim, Anggara Suryanagara, Sabtu, (26/9). 

Saat ditangkap, terpidana langsung dibawa jaksa tanpa perlawanan. Eksekusi ini Berdasarkan surat putusan MA RI Nomor 1356 K/Pid.Sus/2013 tanggal 17 Juni 2015. Bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana

"Dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan membuat, memakai, menjual dan mengedarkan barang yang diberi hak Desain Industri tanpa ijin pemilik sertifikat Desain industri".

Anggara menambahkan, atas dasar tersebut terpidana divonis penjara selama satu tahun enam bulan dan denda sebesar Rp 300 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka diganti pidana kurungan selama enam bulan. 

“Untuk sementara menempatkan terpidana di Rutan Polresta Sidoarjo sambil menunggu proses administrasi dan tes kesehatan (rapid) selesai untuk selanjutnya dieksekusi ke Lapas Delta Sidoarjo,” tandas Anggara.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Anas Miftakhudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved