Breaking News:

Tips Membuat Obat Pilek dari Bumbu di Dapur, Mudah Gak Perlu Repot

Banyak bahan pereda pilek atau flu di sekitar kita. Bahkan bahan-bahan itu mungkin, tanpa kita sadari, bahan-bahan itu sudah tersedia di dapur

tribun jatim/hanggara pratama
bawang putih di pasar tradisional 

SURYA.co.id I - Banyak bahan pereda pilek atau flu di sekitar kita. Bahkan bahan-bahan itu mungkin, tanpa kita sadari, bahan-bahan itu sudah tersedia di dapur dan tinggal mengkonsumsinya. Apa saja?

1. Bawang putih
Salah satu obat pilek alami yang mudah untuk dicari adalah bawang putih. Bawang putih mengandung senyawa antimikroba yang disebut alisin.
Mengonsumsi suplemen bawang putih juga berpotensi untuk mengurangi keparahan gejala pilek. Riset lebih lanjut terkait efektivitas bawang putih sebagai obat pilek alami masih diperlukan.

Namun, menambahkan beberapa irisan bawang putih ke makanan saat pilek tentu tak ada salahnya.

2. Teh chamomile
Chamomile merupakan tanaman dengan bunga yang mirip bunga daisy. Bunga chamomile yang dikeringkan banyak dijual dalam bentuk “teh” yang bebas kafein dan berpotensi untuk menjadi obat pilek alami.

Teh ini juga memiliki efek menenangkan, kemampuan anti-peradangan, serta efek antioksidan.
Dalam sebuah riset disebutkan bahwa menghirup uap rebusan chamomile berpotensi untuk meredakan gejala pilek.
Menyesap teh bunga ini juga boleh jadi menawarkan manfaat serupa.

3. Jus bit
Bit merupakan sayuran umbi akar yang sering dianggap buah oleh masyarakat. Bit biasa dikonsumsi dalam bentuk jus karena menawarkan beragam manfaat kesehatan, termasuk potensinya sebagai obat pilek alami.

Dalam studi tahun 2019 yang dimuat dalam Physiology & Behavior, konsumsi jus bit porsi kecil sebanyak tujuh kali dalam sehari membantu meredakan gejala pilek.

Dalam studi ini, just bit sebagai obat pilek alami juga bermanfaat untuk penderita asma. Jus bit juga mengandung nitrat dalam kadar tinggi. Nutrisi ini dapat meningkatkan produksi nitrit oksida yang membantu tubuh melawan infeksi pernapasan.

4. Minuman probiotik
Probiotik merupakan mikroorganisme (seperti bakteri) yang bermanfaat untuk tubuh. Minuman yang mengandung probiotik berpotensi untuk menjadi obat pilek tradisional walau riset yang menyokongnya masih terbatas.
Sebuah studi yang dimuat dalam American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan, konsumsi minuman probiotik yang mengandung bakteri L. casei 431 berpotensi untuk mengurangi durasi pilek, terutama yang berkaitan dengan gejala pernapasan.

5. Madu
Madu telah menjadi warisan obat tradisional dan memiliki potensi sebagai obat alami pilek. Mengonsumsi satu sendok madu sebelum tidur dapat membantu tidur lebih nyenyak dan mengurangi frekuensi batuk saat tidur. Tak hanya itu, madu juga berpotensi untuk menenangkan radang tenggorokan yang terasa nyeri.

6. Sup ayam
Tak ada makanan yang lebih menenangkan saat pilek selain semangkuk sup ayam hangat. Sup ayam dapat menjadi pilihan saat pilek karena membantu meredakan hidung tersumbat dan mengencerkan lendir. Sup ayam juga disebutkan memiliki efek anti-peradangan untuk meredakan gejala yang tidak mengenakkan.

7. Air garam
Walau terlihat sederhana, air garam untuk berkumur juga memiliki potensi sebagai obat alami untuk pilek.
Berkumur dengan air garam dilaporkan menurunkan risiko keparahan gejala pilek sekaligus mencegah infeksi saluran pernapasan atas.
Obat pilek alami ini juga berpotensi untuk meredakan nyeri tenggorokan dan hidung tersumbat. Anda bisa melarutkan satu sendok teh garam dapur ke segelas air.
Kemudian, berkumurlah dengan obat pilek alami ini untuk kemudian dikeluarkan. Cara lain untuk meredakan pilek.

Selain mencoba obat pilek alami di atas, Anda juga dianjurkan menerapkan tips berikut ini untuk mempercepat pemulihan:
Meningkatkan asupan cairan
Beristirahat lebih lama
Meningkatkan asupan buah dan sayuran yang mengandung vitamin C
Mengonsumsi makanan sehat
Obat pilek alami di atas layak dicoba di rumah saat tidak enak badan.
Jangan lupa pula untuk meningkatkan asupan cairan, konsumsi makanan sehat, dan beristirahat lebih lama agar bisa pulih dari pilek.

Editor: Suyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved