Pilwali Blitar 2020

Santoso Cuti Kampanye di Pilwali Blitar 2020, Posisi Wali Kota Diisi Pejabat Sementara dari Provinsi

Selama Santoso cuti, pemimpin di Pemkot Blitar akan diisi pejabat sementara (Pjs) yang ditunjuk Gubernur Jatim

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Cak Sur
Surabaya.Tribunnews.com/Samsul Hadi
Wali Kota Blitar, Santoso. 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Wali Kota Blitar, Santoso mengajukan cuti di luar tanggungan negara selama masa kampanye Pilwali Blitar mulai 26 September-5 Desember 2020. Selama Santoso cuti, pemimpin di Pemkot Blitar akan diisi pejabat sementara (Pjs).

"Saya mengajukan cuti mulai 26 September 2020 sampai 5 Desember 2020. Posisi wali kota akan diisi pejabat sementara yang ditunjuk Gubernur Jatim," kata Santoso, Jumat (25/9/2020).

Santoso mengatakan hasil rapat, Gubernur menunjuk Asisten II Pemprov Jatim untuk menjadi pejabat sementara di Kota Blitar. Tetapi, Gubernur masih menunggu surat keputusan (SK) Mendagri terkait penunjukan pejabat sementara di Kota Blitar.

"Karena SK Mendagri belum turun, maka untuk sementara akan diisi pelaksana harian oleh Sekda Kota Blitar. Kalau SK Mendagri terkait pejabat sementara sudah turun akan ada serah terima dari Sekda ke pejabat sementara," ujarnya.

Sekda Kota Blitar, Rudy Wijonarko mengatakan pelaksana harian hanya untuk mengisi kekosongan jabatan wali kota beberapa hari. Setelah SK Mendagri turun, posisi wali kota akan diisi pejabat sementara.

"Karena tidak boleh ada kekosongan jabatan di pemerintahan, maka Gubernur akan menunjuk pejabat sementara di Kota Blitar. Pejabat sementaranya dari Pemprov Jatim," kata Rudy.

Menurutnya, pengisian pejabat sementara sudah sesuai mekanisme peraturan perundangan dan sudah berjalan. Apapun yang akan ditetapkan demi keberlangsungan tata kelola pemerintahan.

"Pejabat sementara hanya pelaksana pemerintahan sementara. Pejabat sementara tidak boleh mengambil kebijakan yang sifatnya strategis, misalnya masalah kepegawaian dan masalah aset," ujarnya.

Seperti diketahui, Wali Kota Blitar, Santoso ikut bertarung di Pilwali Blitar 2020.

Santoso berpasangan dengan Tjutjuk Sunario, diusung koalisi PDIP, Partai Gerindra, PPP, Partai Demokrat, dan Partai Hanura maju di Pilwali Blitar 2020.

Pasangan Santoso-Tjutjuk akan berhadapan dengan pasangan Henry Pradipta Anwar-Yasin Hermanto yang diusung koalisi PKB, Partai Golkar dan PKS di Pilwali Blitar 2020. Kedua pasangan mengikuti tahapan kampanye mulai 26 September 2020.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved