Breaking News:

Pilkada Sidoarjo

Belum Ditetapkan Sebagai Paslon, Kelana-Astutik Ikut Deklarasi Pemilu Sehat

Meski belum ditetapkan sebagai pasangan calon dalam Pilkada Sidoarjo, pasangan Kelana-Astutik turut hadir dalam Deklarasi Pemilu Sehat

Penulis: M Taufik | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Pasangan Kelana - Astutik saat hadir dalam acara yang digelar Bawaslu Sidoarjo di Fave Hotel Sidoarjo, Jumat (25/9/2020). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Pasangan Kelana Aprilianto - Dwi Astutik ikut hadir dalam acara deklarasi pemilu sehat, jujur, dan adil yang digelar Bawaslu Sidoarjo di Favehotel Sidoarjo, Jumat (25/9/2020).

Karena belum ditetapkan oleh KPU, pasangan ini statusnya masih sebagai bakal calon. Beda dengan pasangan Bambang Haryo Soekartoni-Taufiqulbar dan Ahmad Muhdlor-Subandi yang sudah berstatus pasangan calon karena sudah ditetapkan dan sudah punya nomor urut.

Dalam kegiatan ini, tiga peserta Pilkada Sidoarjo bersama-sama deklarasi, serta menandatangani pakta integritas untuk menjalankan pilkada yang sehat, jujur, dan adil.

"Saya dan bu Dwi bertekad dan berkomitmen mewujudkan Pilkada Sidoarjo yang sehat dan jurdil sebagaimana yang telah di deklarasikan bersama," kata Kelana.

Meski baru akan ditetapkan pada tanggal 28 September mendatang, dapat dipastikan bahwa pasangan Berkelas ini akan mendapat nomor urut 3. Penyerahan nomor bakal bersamaan dengan acara penetapan.

Menurut Kelana, nomor 3 sangat istimewa. "Insya Allah nomer tiga adalah yang terbaik," ujar bakal calon yang masih proses verifikasi administasi di KPU tersebut.

Demikian halnya disampaikan Dwi Astutik. Dia mengaku senang bisa dapat nomor tiga. " Saya melihat nomer tiga ini sesuatu bagi saya. Di antaranya nomer tiga adalah nomer ganjil, nomer yang dicintai Allah, dan jangan lupa kode ini adalah kode khusus dari Allah, Insya Allah, Allah SWT selalu meridhoi Kelana Astutik untuk Sidoarjo Makmur," tutur Dwi Astutik.

Sementara menurut Ketua Bawaslu Sidoarjo, Haidar Munjid, deklarasi dan penandatangan pakta integritas ini merupakan bagian dari ikhtiar Bawaslu Sidoarjo untuk melakukan upaya pencegahan dalam pelaksanaan Pilkada Sidoarjo 2020.

"Supaya semua berjalan baik, jujur, dan adil. Serta selalu mengutamakan kesehatan karena pilkada kita laksanakan di tengah pandemi," kata Haidar.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved