Breaking News:

Berita Banyuwangi

Tingkatkan Kapasitas, PT INKA Gelar Pelatihan Welder Bagi Lulusan SMK Banyuwangi

PT INKA tengah menyelesaikan pembangunan pabrik kereta api di Banyuwangi. Pabrik yang berorientasi ekspor dan bakal menjadi terbesar di Asia

SURYA.CO.ID/Haorrahman
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas saat peresmian training welding oleh PT INKA di Banyuwangi, Selasa (22/9/2020). 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Meningkatkan kapasitas para lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di industri perkeretaapian, PT Industri Kereta Api (INKA) Persero menggelar pelatihan las atau welding bagi pemuda setempat.

Direktur Operasi PT INKA, I Gede Agus Prayatna mengatakan, target peserta pada kesempatan kali ini sebanyak 20 orang yang merupakan lulusan dari SMK.

20 orang tersebut merupakan usulan dari perangkat desa setempat yang diharapkan setelah mendapat training ini mereka mendapat bekal bekerja.

"Pelatihan ini digelar sebagai upaya menumbuhkan tenaga kerja terampil di bidang pengelasan. Ini bisa meningkatkan kompetensi SDM daerah. Keterampilan seorang welder yang didapatkan bisa diimplementasikan untuk membangun infrastruktur," kata Gede, Rabu (23/9/2020).

Gede mengatakan, peserta pelatihan pengelasan ini akan mendapat sertifikat dari SMK Binaan yakni SMKN 1 Glagah Banyuwangi.

“Kita men-training warga sekitar workshop INKA, di Kalipuro dengan melibatkan SMKN 1 Glagah Banyuwangi sebagai SMK Binaan INKA dikarenakan fasilitas dan tenaga pengajar di sana lengkap. Mereka nantinya akan mendapat sertifikan pengelasan dan berkesempatan bekerja di manapun,” jelas Gede.

Pelatihan dari PT INKA, lanjut Gede, tidak berhenti pada teknik pengelasan saja, namun juga akan pelatihan susulan speerti kelistrikan.

"Bagi yang sudah bersertifikat dan memiliki kecakapan, akan ada kesempatan buat mereka untuk mengikuti on the job training di pabrik Madiun," kata Gede.

PT INKA tengah menyelesaikan pembangunan pabrik kereta api di Banyuwangi. Pabrik yang berorientasi ekspor dan bakal menjadi terbesar di Asia ini menggandeng perusahaan asal Swiss, Staedler Rail.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengapresiasi INKA yang terus mendorong pengembangan SDM daerah. Tidak hanya membuka kelas binaan di tujuh SMK yang ada di Banyuwangi, namun INKA membuat pelatihan yang mendukung iklim induatri di Banyuwangi.

"Saya berharap kepada PT INKA untuk terus meningkatkan kolaborasi dengan sekolah kejuruan dan pondok pesantren untuk peningkatan skill SDM daerah," kata Anas.

Anas mengatakan, pendirian pabrik INKA di Banyuwangi merupakan momentum mengembangkan teknologi di daerah. INKA dengan upayanya yang terus mendorong keahlian industri SDM daerah menjadi spirit tersendiri bagi generasi muda Banyuwangi.

"Spirit penguasaan teknologi dari INKA ini yang perlu didorong dan dikembangkan ke siswa-siswa kita. Ini perlu disemai di sekolah dan lingkungan pesantren agar anak kita punya spirit teknologi yang hebat," kata Anas.

Penulis: Haorrahman
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved