Breaking News:

PGN

PGN SAKA Kejar Penyelesaian Proyek Lapangan Sidayu Gresik, Optimistis Tuntas Akhir Tahun ini

PT Saka Energi Indonesia (PGN SAKA) terus berkomitmen mengembangkan proyek lapangan baru, salah satunya Lapangan Sidayu Ujung Pangkah, Gresik.

Foto: PGN untuk surya.co.id
Progres pembangunan anjungan untuk eksplorasi di proyek Sidayu, Ujung Pangkah, Gresik, Jatim. 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Saka Energi Indonesia (PGN SAKA) terus berkomitmen dalam mengembangkan proyek lapangan baru, salah satunya  Lapangan Sidayu Ujung Pangkah, Gresik, Jawa Timur.

Sesuai dengan persetujuan Plan of Development (POD), pengembangan Lapangan Sidayu terdiri dari pembangunan 2 wellhead platforms, yaitu Well-Head Platform C (WHP C) dan Well-Head Platform D (WHP D), production pipeline dan gas lift pipeline.

Pjs Direktur Utama PGN SAKA, Susmono Soetrisno, mengungkapkan  kedua platform Sidayu ini didesign sendiri oleh Tim PGN SAKA, mulai dari design struktur, platform detail, rekayasa, termasuk fasilitas di dalamnya. 

"Komitmen efisiensi Capex dan Opex serta mempercayakan proyek migas ini ke sumber daya manusia domestik terbaik perusahaan merupakan bentuk nyata dalam mencari peluang dan menghadapi tantangan di era pandemi saat ini," ungkap Susmono, Rabu (22/9/2020).

Hingga saat ini perkembangan pekerjaan fabrikasi pembangunan 2 platform sudah mencapai progres 78 persen, dengan rencana sail away kedua platform pada November 2020, diikuti dengan instalasi platform yang ditargetkan selesai pada Desember 2020. Selanjutnya, akan dilakukan pengeboran 3 sumur, yaitu 2 sumur re-entry dan 1 sumur pengembangan baru.

Pengembangan proyek ini juga bentuk kontribusi Anak Perusahaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) di bidang hulu minyak dan gas bumi ini dalam memenuhi pasokan energi untuk Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

Susmono mengungkapkan bahwa percepatan rencana penyelesaian proyek dilakukan dengan penyederhanaan terhadap design kedua platform tanpa mengurangi standar funsional dan kualitas platfom tersebut.

Dua platform ini juga cukup identik, sehingga dapat mempercepat dalam proses order material, equipment, fabrikasi dan sebagainya.

Proses review dan pekerjaan di lapangan juga dioptimalisasi agar bisa lebih cepat. PGN SAKA telah berkoordinasi dengan kontraktor dan EPC Contractor di lapangan.

SDM Internal PGN SAKA berkolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk mempercepat proses kontruksi secara intensif agar pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan komitmen dan target waktu yang telah ditetapkan oleh PGN SAKA.

Adapun proses percepatan di lapangan, mulai dari review teknis, detail engineering, hingga proses fabrikasi.

Fabrikasi pembangunan platform atau anjungan lepas pantai ini dilaksanakan di Cilegon.

Setelah fabrikasi platform selesai, proses selanjutnya adalah memindahkannya ke kapal tongkang (load out) dan diangkut menuju lokasi, Lapangan Sidayu. Pengangkutan platform dengan kapal tongkang inilah yang disebut dengan sail away. Setelah sampai di lapangan, akan dilakukan instalasi.

Susmono menjelaskan bahwa salah satu hal paling kritikal dalam proses instalasi adalah heavy lift saat pemasangan jacket platform dengan berat lebih dari 200 ton dan pemasangan topside platform dengan berat lebih dari 500 ton, yang memerlukan kapal pengangkat atau crane ship.

Dengan segala tantangannya, PGN SAKA berkomitmen proses heavy lift ini akan selesai tepat waktu yakni Desember 2020.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved