Breaking News:

Virus Corona di Kediri

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri Beri Edukasi Pasien Isolasi di Wisma Atlet Pare

Sejumlah materi edukasi agar pasien selalu dalam keadaan baik dan sehat selama menjalani karantina.

Foto Istimewa
Petugas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri mengajak para pasien yang menjalani Isolasi Mandiri di Wisma Atlet Pare berolahraga, Selasa (22/9/2020). 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri memberikan edukasi kepada pasien yang menjalani karantina mandiri di Wisma Atlet Pare.

Tim yang dikomando Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memberikan sejumlah materi edukasi agar pasien selalu dalam keadaan baik dan sehat selama menjalani karantina.

Sejumlah materi edukasi tersebut antara lain, setiap pagi dan sore hari harus melakukan olahraga dan terkena sinar matahari langsung, pola makan sehat 3 kali sehari, serta merubah kebiasaan gaya hidup agar lebih bersih dan sehat.

Menurut Komandan Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD Windoko setiap hari anggota BPBD bergantian memberikan motivasi atau pendampingan kepada pasien yang menjalani karantina, agar segera lekas terbebas dari virus covid 19.

“Pemberian edukasi sangat penting. Kebiasaan warga yang masih menyampingkan kebugaran tubuh harus kita rubah agar kesehatan benar-benar diutamakan," jelas Windoko.

Sementara itu saat ini, di Wisma Atlet Kabupaten Kediri tengah menampung 20 pasien dari warga Desa Doko Kecamatan Ngasem untuk melakukan isolasi.

Diduga para warga yang berusia antara 15 hingga 70 tahun ini terpapar virus corona dari salah seorang warga Desa Doko yang pada 2 minggu lalu dinyatakan positif covid 19.

Menurut juru bicara GTPP Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Chotib, 20 warga yang sedang melakukan isolasi merupakan hasil tracing tim gugus setelah didapati salah seorang perempuan warga Desa Doko terkonfirmasi positif covid-19.

"Dari 68 warga yang menjalani rapid tes, 20 orang ini dinyatakan reaktif melalui rapid tes Antigen yang diselenggarakan Puskesmas Ngasem. Selanjutnya pada minggu depan akan menjalani test swab," ucap dr Chotib.

Jika hasil swab test pada minggu depan menunjukkan positif, maka mereka wajib menjalani isolasi mandiri di wisma atlet karena tergolong pasien konfirmasi tanpa gejala.

dr. Chotib juga mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Kediri untuk selalu mematuhi protokol kesehatan di manapun berada dengan cara selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan massa dan selalu hidup bersih.

"Masyarakat harus patuh dan disiplin pada protokol kesehatan karena itu merupakan vaksin terbaik mengatasi pandemi covid 19 saat ini," tutup dr. Chotib.

Penulis: Farid Farid
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved