Breaking News:

Virus Corona di Tulungagung

Ditemukan Penularan Covid-19 Antar Siswa SD, Kegiatan Pembelajaran Luring di Tulungagung Dihentikan

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tulungagung menemukan kasus Covid-19 di kelompok belajar luring SD di Kecamatan Sendang.

SURYA.CO.ID/David Yohanes
ILUSTRASI - Para siswa SDN Mangunsari belajar bersama guru kelas yang melakukan home visit. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tulungagung menemukan kasus Covid-19 di kelompok belajar luring SD di Kecamatan Sendang.

Siswa SD kelas 6 dengan inisial WPM ini tertular dari kakaknya, yang lebih dulu terkonfirmasi Covid-19.

WPM sebelumnya melakukan pembelajaran luring bersama lima siswa lain, dan seorang guru pengajar.

Seluruh kontak belajar luring ini telah dilakukan tes swab, satu di antaranya, siswa dengan inisial FEP positif virus corona.

"Saat ini FEP menjalani isolasi mandiri," terang Wakil Juru Bicara GTPP Covid-19 Tulungagung, Galih Nusantoro, Selasa (22/9/2020).

Ini adalah kasus penularan pertama di antara siswa peserta luring.

Dengan temuan kasus WPM dan FEP, Dinas Pendidikan menghentikan aktivitas pempelajaran luring di desa tempat mereka tinggal.

GTPP juga menegaskan, jumlah maksimal pembelajaran luring hanya tiga siswa per kelompok.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Tulungagung, Haryo Dewanto Wicaksono mengatakan, kasus ini sudah dilaporkan bupati.

Penghentian luring dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved