Berita Banyuwangi

Curhat lewat Facebook, Ipuk Fiestiandani Langsung Jenguk Bayi Tak Bisa Dioperasi di Rogojampi

Ayah dari seorang bayi asal Kecamatan Rogojampi, berkeluh kesah kepada Ipuk Fiestiandani Azwar Anas melalui pesan yang dikirimkan melalui Facebook

Penulis: Haorrahman | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Haorrahman
Ipuk Fiestiandani saat menjenguk bayi di Rogojampi yang belum bisa dioperasi, Selasa (22/9/2020). 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Sunaryo, ayah dari seorang bayi bernama AN, asal Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, berkeluh kesah kepada Ketua PKK Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, melalui pesan yang dikirimkan ke Facebook @ipukfdani.galleryphoto.

Pria berusia 34 tahun itu menceritakan kondisi buah hatinya yang mengalami bibir sumbing sejak lahir, melalui pesan langsung (direct message), Senin (21/9/2020) kemarin. Sunaryo menceritakan sang buah hati yang belum bisa menjalani operasi.

"Saya minta solusi kepada Bu Ipuk, anak saya belum bisa dilakukan operasi," kata Sunaryo dalam pesan langsung itu.

Mengetahui curhatan tersebut, Ipuk langsung mengunjungi rumah Sunaryo, di Dusun Krajan, Desa Mangir, Rogojoampi, untuk menjenguk, Selasa (22/9/2020).

Ipuk diterima oleh pihak keluarga untuk mengetahui lebih detail apa kendala belum bisa menjalani operasi, sekaligus melihat langsung kondisi anak dari Sunaryo.

"Saya sudah menghubungi Kepala Dinas Kesehatan dan pihak RSUD Blambangan," kata Ipuk.

Menurut Ipuk, sementara ini untuk bayi memang belum bisa menjalani operasi karena dalam masa pandemi Covid-19.

Berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan dan RSUD Blambangan, untuk saat ini belum bisa dilakukan operasi karena bayi masuk dalam kategori risiko tinggi.

"Bukan tidak bisa, tapi disarankan untuk tidak dilakukan operasi terlebih dahulu, karena bayi memiliki risiko tinggi," jelas Ipuk.

Ipuk pun memberikan pengertian pada pihak keluarga untuk bersabar.

“Saya sudah membantu melaporkan dan mengajukan ke pihak terkait, nanti ketika sudah waktunya ananda pasti bisa menjalani operasi," tambah Ipuk.

Mendapat penjelasan Ipuk, Sunaryo memahami situasinya dan berterima kasih.

"Saya sangat berterima kasih Bu Ipuk bisa meluangkan waktu dan datang langsung ke rumah saya. Terima kasih sudah membantu kami," kata Sunaryo.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved