Breaking News:

Virus Corona di Madiun

15 Tenaga Kesehatan RSUD dr Soedono Kota Madiun Terkonfirmasi Covid-19, Jalani Isolasi Mandiri

Dari jumlah tersebut, 11 di antaranya merupakan warga Kota Madiun dan sisanya empat warga Kabupaten Madiun.

surya.co.id/ahmad zaimul haq
Ilustrasi petugas medis mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap di tengah pandemi covid-19 

SURYA.CO.ID, MADIUN - Sebanyak 15 tenaga kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soedono Kota Madiun terkonfirmasi positif covid-19.

Dari jumlah tersebut, 11 di antaranya merupakan warga Kota Madiun dan sisanya empat warga Kabupaten Madiun.

Diduga 15 tenaga kesehatan rumah sakit milik Pemprov Jawa Timur itu tertular setelah melakukan kontak erat dengan seorang rekan kerjanya yang terkonfirmasi Covid-19.

Direktur RSUD dr Soedono Kota Madiun, dr Bangun Tripsila Purwaka yang dihubungi, Selasa (22/9/2020), membenarkan ada 15 tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Sekitar seminggu yang lalu ada satu nakes kami yang terkonfirmasi positif covid-19. Setelah dilakukan tracing terhadap 45 yang berkontak erat keluar hasil swab 15 orang terkonfirmasi positif covid-19,” kata Bangun.

Bangun mengatakan, dari 15 nakes tersebut, 11 berasal dari Kota Madiun dan empat lainnya tinggal di Kabupaten Madiun.

Semua nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini tidak memiliki gejala awal.

Pihaknya sudah melakukan tracing, dan diketahui ada 127 orang yang melakukan kontak erat dengan 15 nakes yang terkonfirmasi Covid-19 .

Saat ini, 127 kontak erat dan 15 nakes yang terkonfirmasi Covid-19 sudah menjalani swab dan menjalani isolasi mandiri.

“Untuk hasil swabnya masih belum keluar,” kata Bangun.

Bangun menambahkan, semua nakes yang terkonfirmasi tidak bekerja di ruang isolasi pasien Covid-19.

Sedangkan asal penularan nakes pertama yang terpapar corona, diduga berasal dari luar rumah sakit.

Untuk diketahui, jumlah nakes RSUD dr. Soedono yang terkonfirmasi positif Covid-19 selama masa pandemi sebanyak 19 orang.

Tiga orang ditemukan pada Agustus 2020 dan 16 kasus ditemukan pertengahan September 2020.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved