Breaking News:

Berita BUMN

SIG Berikan Bantuan Modal dan Pendampingan UMKM Perikanan Senilai Rp 523 Juta

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan bantuan senilai Rp523 juta serta pendampingan usaha kepada 18 kelompok UMKM perikanan.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
Foto: sig untuk surya.co.id
Usaha lele yang dilakukan warga Tuban dari hasil pendampingan dan modal PT SIG. 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan bantuan senilai Rp523 juta serta pendampingan usaha kepada 18 kelompok UMKM klaster perikanan.

Menurut General Manager of CSR SIG, Edy Saraya, melihat potensi pasar yang sangat terbuka, SIG mendukung upaya UMKM mengembangkan usahanya.

“Hingga saat ini Perseroan telah melakukan pemberdayaan kepada 18 kelompok UMKM klaster perikanan dengan memberikankan bantuan sebesar Rp523 juta serta pendampingan usaha," kata Edy, Jumat (18/9/2020).

Adapun jenis usaha budidaya yang dilakukan pelaku UMKM diantaranya budidaya ikan lele, udang vaname dan ikan nila.

Langkah ini merupakan komitmen perseroan dalam berupaya meningkatkan kemandirian dan pengembangan usaha para pelaku UMKM melalui pemberian bantuan modal dan pendampingan usaha.

Salah satunya diberikan kepada kelompok budidaya ikan Prima Makmur, Desa Jenggolo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban yang tergabung dalam UMKM binaan SIG Klaster Perikanan.

Ketua kelompok budidaya ikan Prima Makmur, Liek Setiadji mengatakan, kelompoknya mendapatkan bantuan modal untuk pengembangan usaha sebesar Rp 33 juta.

Bantuan tersebut digunakan untuk membuat 4 kolam baru yang mampu menampung 16.000 ikan lele.

“Adanya program pemberdayaan SIG sangat membantu, karena selain permodalan usaha, kami juga dapat pendampingan dan kesempatan studi banding untuk belajar budidaya ikan lele yang baik dan benar," kata Liek Setiadji.

Kini usaha mereka semakin berkembang dari kerja keras yang dilakukan. Mereka sudah ketiga kalinya melakukan panen ikan semenjak mengikuti program pemberdayaan dari SIG.

"Setiap panen mampu menghasilkan 1,4 ton ikan lele jenis Masamo. Tingginya permintaan ikan lele di wilayah Kabupaten Tuban, membawa berkah tersendiri bagi kelompok kami," ungkapnya.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tuban, M Amenan, mengapresiasi langkah yang dilakukan SIG.

Menurutnya, dengan adanya budidaya ikan oleh kelompok UMKM, dapat memberikan potensi usaha baru yang mampu menyerap tenaga kerja yang berujung pada tambahan penghasilan, sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan bagi masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi pendampingan teknis oleh SIG kepada para UMKM, sehingga mereka paham tentang budidaya ikan lele . Kedepan kami juga berharap cakupan UMKM yang diberdayakan SIG semakin luas," tandas M Amenan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved