Berita Gresik
Siapkan Pemerintahan Transparan Jadi Cara Qosim-Alif Mencegah Korupsi
tim kampanya sendiri yang akan mengawal pasangan Qosim-Alif (QA) untuk tidak korupsi jika terpilih pada Pilkada Gresik 2020.
Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, GRESIK - Seperti beberapa calon kepala daerah di kabupaten/kota lain, bagaimana kesiapan Calon Kepala Daerah (cakada) di Gresik untuk berkomitmen tidak korupsi, juga mulai dipertanyakan.
Imron Rosyadi selaku Ketua Tim Kampanye pasangan calon Bupati-Calon Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) Gresik, Mohammad Qosim-Asluchul Alif, menjawab komitmen anti korupsi itu.
Imron menegaskan bahwa tim kampanya sendiri yang akan mengawal pasangan Qosim-Alif (QA) untuk tidak korupsi jika terpilih pada Pilkada Gresik 2020.
Artinya, tim pendukung QA akan mencegah pasangan calon itu agar tidak terjebak pemerintahan yang koruptif, dan mencegah agar tidak ada kinerja jajarannya yang berbau korupsi.
Karena Qosim adalah calon petahana, maka program anti korupsi diterapkan dalam birokrasi dan pelayanan. "Salah satu caranya, dalam pemerintahan yang disiapkan QA di Gresik nanti adalah mengembangkan sistem pelayanan secara online. Itu salah satu cara membuat tata kelola pemerintahan di Pemkab Gresik yang transparan," kata Imron, Jumat (18/9/2020).
Memilih pelayanan online, kata Imron, bisa menjadi solusi melawan praktik pungli, melalui pendekatan IoT (Internet of Think). Praktiknya, di OPD akan diberlakukan platform digital sebagai bentuk percepatan layanan publik dan transparansi.
"Sehingga praktik-praktik mal-administrasi dan mal-regulasi oleh oknum makin sulit terjadi, karena sempitnya 'ruang gelap' pelayanan publik oleh pemda dan jajarannya," kata Imron, yang juga Sekretaris DPC PKB Kabupaten Gresik.
lebih lanjut Imron mengatakan, visi-misi QA sudah tertata rapi. Sehingga programnya berdasarkan tema RKP (Rencana Kerja Pemerintah) Nasional, RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) Provinsi Jawa Timur serta memperhatikan tematik Perencanaan Pembangunan Daerah.
"Kita tuangkan pada dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Gresik. Tahun ke depan telah dirumuskan prioritas pembangunan tematik Kabupaten Gresik. Yaitu The Smart Livable City Gresik; Kota Cerdas yang layak huni, dengan prioritas pembangunannya," imbuhnya.
Dari program digitalisasi tersebut, ada pengembangan Gresik era digital melalui pemanfaatan dan integrasi teknologi informasi dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, pelayanan publik dan pembangunan sektoral.
"Ada juga pengembangan kemantapan infrastruktur dan konektivitas daerah, serta penguatan perekonomian daerah secara berkelanjutan. Hal ini dalam rangka melanjutkan kepemimpinan Kabupaten Gresik yang religius, sehat, berkelanjutan dan sejahtera untuk semua," katanya.
Ada dua pasangan Cabup-Cawabup Gresik yang mendaftar di KPU, yaitu Qosim-Alif, dan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. ***
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/komitmen-calon-kepala-daerah-tidak-korupsi.jpg)