Breaking News:

Madura United

Madura United Gunakan Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan di Liga 1 2020

Madura United mendapat lampu hijau menggunakan Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, dalam lanjutan Liga 1 2020

surya.co.id/kuswanto ferdian
Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura yang bakal dijadikan kandang Madura United di Liga 1 2020 

Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Madura United mendapat lampu hijau menggunakan Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, dalam lanjutan Liga 1 2020 yang akan kembali bergulir 10 Oktober.

Hal itu disampaikan oleh Zia Ulhaq Abdurrahim, Direktur Utama PT. Polana Bola Madura Bersatu, perusahaan yang menaungi Madura United (MU).

"Berdasarkan lampu hijau ijin penggunaan Stadion GMRP dari Liga Indonesia Baru (LIB) dalam lanjutan Liga 1, dan hasil koordinasi dengan Polres Pamekasan hari ini, kami akan menggunakan Stadion SGMRP sebagai venue pertandingan home," kata Zia Ulhaq, Jumat (18/9/2020).

Sebelumnya, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu sempat mengajukan dua stadion yang selama ini menjadi home base utama di Liga 1 yang ada di lingkungan Madura, Stadion GMRP dan Stadion Gelora Bangkalan.

Untuk Stadion Gelora Bangkalan tidak bisa digunakan, sedang direnovasi karena menjadi Stadion pendamping Piala Dunia U-20.

Sementara, Stadion GMRP berdasarkan peninjauan awal PT LIB, jarak terlalu jauh, sehingga memperbesar risiko penularan Covid-19.

Sempat mengajukan Stadion Gelora Delta, Sidoarjo sebagai home base.

Namun, Dinas Kepemudaan, Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Sidoarjo tidak memberi izin penggunaan Stadion Gelora Delta, dalam lanjutan Liga 1 2020 yang tertuang dalam surat bernomor 426/662/438.5.17/2020

Dua alasan penting menjadi dasar surat penolakan tersebut, pandemi yang belum terkendali, Satgas Covid-19 dan Keamanan Kabupaten Sidoarjo sedang konsentrasi mengamankan tahapan pemilihan kepala daerah dan pemilihan kepala desa di Sidoarjo.

"Meski akan bertanding di SGMRP, seluruh pertandingan tanpa penonton dan hanya total terdapat 270 orang termasuk pemain, tim media, dan ofisial lainnya yang boleh berada di stadion selama pertandingan," tambah Zia Ulhaq.

Tak hanya mendapat lampu hijau dari LIB dan kepolisian, Zia Ulhaq menegaskan, pemerintah Kabupaten Pamekasan juga memberikan dukungan.

"Pemerintah Pamekasan melalui Bupati Pamekasan juga memberikan lampu hijau dengan jaminan bahwa Panpel pertandingan menjamin pelaksanaan protokol kesehatan sebagaimana manual protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh PSSI sebagaimana telah dipresentasikan dalam audiensi," pungkasnya.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved