Breaking News:

Berita Probolinggo

KRONOLOGI Penemuan Gadis Lemas Nyaris Tanpa Busana di Tengah Hutan Probolinggo, Viral di Medsos

Sebuah foto menampilkan seorang gadis dengan keadaan nyaris tanpa berpakaian di tengah hutan, beredar di medsos. Kejadian di Kabupaten Probolinggo

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Cak Sur
Istimewa
Seperti ini kondisi gadis yang ditemukan warga di tengah hutan di Probolinggo, lemas tak sadarkan diri dan nyaris tanpa busana. 

SURYA.CO.ID, PROBOLINGGO - Sebuah foto menampilkan seorang gadis dengan keadaan nyaris tanpa busana di tengah hutan, beredar luas dan menjadi viral di media sosial.

Dalam foto itu, terlihat tubuh gadis tersebut tengkurap. Bahkan bajunya tersingkap ke atas dan celananya melorot. Keadaannya lemas dan tak sadarkan diri.

Warganet menduga foto gadis itu diambil di hutan pinus Desa Betek, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo.

Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Probolinggo, Iptu Maskur Ansori membenarkan, bahwa foto tersebut diambil dan terjadi di wilayah hukumnya. Sedangkan gadis dalam foto tersebut masih berusia 16 tahun.

"Itu terjadi pada hari Minggu (13/9/2020), sekitar pukul 14.30 atau 16.00. Saat itu ada warga yang lewat memergoki muda-mudi lagi berbuat mesum. Karena ketahuan pemudanya meninggalkan gadis itu dalam keadaan tidak sadar," kata Maskur, Jumat (18/9/2020).

Ketika itu warga langsung melarikan gadis itu ke rumah sakit.

Namun karena di lokasi kejadian ditemukan botol bekas minuman keras, polisi pun melakukan visum dan cek darah.

"Si gadis saat itu juga segera kami bawa ke rumah sakit untuk melakukan visum terkait apa yang dialaminya. Termasuk tes darah untuk mengetahui kadar alkohol, karena pas ditemukan sama sekali tidak sadar," ucapnya.

Disimpulkannya, sebelum terkapar gadis tersebut telah melakukan persetubuhan dengan dua orang temannya. Namun sebenarnya gadis tersebut sempat menolak.

Karena mendapat penolakan, teman lelakinya memaksa gadis itu menenggak minuman keras.

"Jadi si perempuan sebenarnya tidak mau diajak bersetubuh, lalu dipaksa minum minuman keras dan ada ancaman, akhirnya sampai terjadi seperti itu," ucap Maskur.

Kini, lanjut Maskur, kondisi korban sudah membaik. Atas kejadian itu, polisi pun sedang melakukan pengejaran kepada dua teman korban.

"Sudah sehat dan polisi sudah bisa meminta keterangan korban maupun saksi yang melihat. Dugaan awal, tersangka ada dua orang dan kami masih melakukan pencarian," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved