Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Khofifah Tinjau Operasi Yustisi di Madiun dan Luncurkan Tim Penegak Disiplin Protkes Covid-19

Untuk memastikan ketegasan dan konsistensi pemakaian masker yang baik dan benar di masyarakat, maka telah diluncurkan Tim Pemburu Pelanggar Protkes

Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau operasi yustisi di Madiun, Jumat (18/9/2020). 

SURYA.CO.ID, MADIUN - Edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang disiplin dalam mengenakan masker sudah dimulai sejak bulan Maret 2020.

Selama ini, sudah enam bulan masyarakat mendapatkan edukasi dan sosialisasi betapa pentingnya penggunaan masker di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19.

Untuk memastikan ketegasan dan konsistensi pemakaian masker yang baik dan benar di masyarakat, maka telah diluncurkan Tim Pemburu (Hunter) Pelanggar Protokol Kesehatan (Protkes) Covid-19 pada Rabu (17/9/2020) sore, di Gedung Negara Grahadi. Hari ini diluncurkan tim penegak protokol kesehatan di desa-desa, di Kabupaten Madiun.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beserta Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah dan Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono juga mengawal secara langsung penegakan pelanggar prokes Covid-19 oleh Tim Pemburu (Hunter) Pelanggar Prokes di Taman Bungkul, Surabaya, Rabu (16/9/2020) malam dan di Sidoarjo pada Kamis (17/9/2020) malam. Dan hari Jumat (18/9/2020) pagi, di Kabupaten Madiun.

Dalam operasi yustisi tersebut, puluhan masyarakat terjaring. Ada yang mendapatkan sanksi sosial dan ada yang memilih denda administratif.

Selain meninjau lokasi operasi yustisi, Khofifah bersama forkopimda Kabupaten Madiun meresmikan tim penegak disiplin protokol kesehatan di desa dengan ditandai pemakaian syal merah putih.

Mereka akan bertugas bersama babinsa, babinkabtibmas dan kepala desa di Kabupaten Madiun.

“Operasi yustisi dilakukan sebagai bagian dari law enforcement dari berbagai regulasi yang diterbitkan baik dari pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten/kota. Tujuannya tidak lain adalah mengajak masyarakat saling melindungi satu sama lain dan gotong royong melawan Covid-19 melalui kepatuhan kepada protokol kesehatan,” jelasnya.

Khofifah juga mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi segala regulasi yang dibuat pemerintah. Kebijakan tersebut sudah dikaji, dipertimbangkan secara matang dan dipastikan bermanfaat baik dari segi kesehatan dan keamanan bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Oleh sebab itu, operasi yustisi akan menjadi penguat penegakan protkes yang lebih tegas dan masif. Yang berada di garda depan sesungguhnya adalah masyarakat,” imbuhnya.

Halaman
12
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved