Breaking News:

Berita Jember

VIDEO Ratusan Mahasiswa dan Petani di Jember Kembali Menggelar Aksi Perihal Saluran Irigasi Puger

Petani dan mahasiswa berdemontrasi depan kantor Pemkab Jember, mereka menuntut pengembalian saluran irigasi sekunder di Kecamatan Puger

SURYA.CO.ID/Sri Wahyunik
Aksi massa petani dan mahasiswa di Kantor Pemkab Jember, mereka menuntuk pengembalian saluran irigasi di Kecamatan Puger, Kamis (17/9/2020). 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Ratusan orang berdemonstrasi di depan Kantor Pemkab Jember, Kamis (17/9/2020). Pendemo terdiri atas petani dari Kecamatan Puger dan aktivis dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jember.

Aksi ini merupakan aksi kesekian kalinya terkait isu pengalihan saluran irigasi sekunder di Kecamatan Puger.

Melalui aksi itu, petani dan mahasiswa kembali menyuarakan tuntutan pengembalian saluran irigasi tersebut ke saluran semula.

Saluran irigasi untuk pengairan lahan persawahan Desa Puger Wetan dan Puger Kulon itu diubah karena menjadi lokasi pembangunan pabrik semen di Puger.

Pekan lalu, mereka sudah berdemonstrasi. Hari ini, mereka kembali berdemonstrasi untuk menagih janji bupati.

"Kami ke sini sekarang ingin menagih janji bupati, jani pemerintah yang akan mendesak pengembalian saluran irigasi itu ke saluran awal," ujar Koordinator Aksi, Bagaskara Dwi.

Aksi khusus digelar di depan Kantor Pemkab Jember, karena mereka datang untuk menagih janji Bupati Jember, Faida.

Pekan lalu, di depan para demonstran PMII, Bupati Jember Faida berjanji jika Pemkab Jember berkomitmen untuk mendesak permasalahan saluran irigasi tersebut.

Ketika itu, Bupati Faida menegaskan, Pemkab Jember sudah berkirim surat kepada manajemen pabrik semen tersebut untuk mengembalikan saluran irigasi ke lokasi semula.

Pemkab Jember juga berjanji akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Pusat terkait persoalan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved