Breaking News:

Pilwali Surabaya 2020

Pilwali Surabaya 2020: Yuyun Terharu Tunggu 40 Tahun Air Bersih Baru Mengalir  

Yuyun Sayuna (42), warga Kalimas Baru, Kecamatan Pabean Cantian, Surabaya tidak bisa menahan bahagia dan terharunya.

surya.co.id/sugiharto
Calon Wakil Walikota Surabaya Mujiaman Sukirno berdialog dengan warga Kalimas Surabaya, Rabu (16/9/2020). Warga Kalimas berterimakasih pada Mujiaman yang telah memberikan aliran air PDAM sewaktu menjabat sebagai dirut PDAM Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Yuyun Sayuna (42), warga Kalimas Baru, Kecamatan Pabean Cantian, Surabaya tidak bisa menahan bahagia dan terharunya. Bersama ratusan warga yang lain di kampung yang sama, selama 40 tahun menunggu air bersih. 

Baru era Direktur Utama Mujiaman Sukirno, kebutuhan dasar air bersih warga di kampung itu terpenuhi.

Tepatnya sejak April 2019, seluruh warga kampung Perak Barat itu bisa merasakan bahagia tak ternilai.

"Saya masih ingat semasa kecil sulit mandi. Air beli gledekan sehingga harus dihemat. Berkat Pak Mujiaman, tidak pernah warga merasa sebahagia melihat air mengucur di kampung. Baru kali ini ketemu orang yang membahagiakan seluruh kampung," kata Yuyun yang juga Ketua RT 12/RW 9 Kalimas Baru, Rabu (16/9/2020).

Warga di kampung itu tidak bisa melupakan jasa Mujiaman. Begitu bakal calon wali kota ini berkunjung ke kampung tersebut, warga dan semua RT guyub kompak menyambut Mujiaman. Mantan Dirut PDAM ini telah memberi manfaat air bersih kepada 113 KK.

Mujiaman terus menyisir kampung yang di depan rumah mereka sudah dipasang Kran air dan tempat cuci tangan. Air yang lancar mengalir itu sangat diperlukan saat pandemi corona untuk cuci tangan sebagai pencegahan. 

Pantauan di lokasi, Mujiaman disambut hangat dan penuh kekeluargaan. Mereka tahunya PDAM.

"Monggo Pak Mujiaman. Baru tahu orangnya. Peduli. Pantas puluhan tahun kami tak ada air, beliau bisa mewujudkan impian terbesar kami," kata Zubaidi, warga yang lain. 

Bergantian warga terus menyambut hangat Mujiaman dari rumah mereka masing-masing. Ada yang menyapa sambil cuci baju dan ada yang beraktivitas bersih-bersih dengan air PDAM. Mujiaman terhenti saat melihat perempuan sepuh menyunggi nampan jualan rujak. 

"Monggo ndamel masker ya. Corona belum usai. Semoga warga di sini sehat selalu. Jangan bergerombol," kata Mujiaman mengedukasi warga sambil memberi masker ke penjual rujak ini.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved