Breaking News:

Virus Corona di Tuban

Mobile Covid-19 Hunter Bakal Buru Pelanggar Protokol Kesehatan di Kabupaten Tuban

Untuk menekan dan mencegah penyebaran kasus virus corona, Polres Tuban melaunching Mobile Covid-19 Hunter

surya.co.id/m sudarsono
Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono saat mengingatkan pemuda agar tetap mematuhi protokol kesehatan 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Perkembangan kasus konfirmasi Covid-19 atau virus corona di Wilayah Jawa Timur masih terus bertambah.

Banyaknya pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan masyarakat, seperti tidak mengenakan masker dan tidak menjaga jarak aman saat beraktivitas di ruang publik, ditengarai menjadi penyebab.

Sehingga angka penularan Covid-19 terus meningkat.

Untuk menekan dan mencegah penyebaran kasus virus corona, Polres Tuban melaunching Mobile Covid-19 Hunter, di halaman Pemkab setempat, Rabu (16/9/2020) malam.

Mereka yang bakal memburu pelanggar protokol kesehatan itu merupakan inisiasif Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imran, yang dilaunching di seluruh jajaran polres Polda Jatim.

"Kita launching Mobile Covid-19 Hunter, ini untuk memburu pelanggar protokol kesehatan," kata Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono, Kamis (17/9/2020).

Didampingi Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Viliala Romadhon, Sekda Tuban Budi Wiyana, Kasatpol PP Hery Muharwanto, dan PJU Polres Tuban serta Satgas Inpres No 6 tahun 2020 Kabupaten Tuban, Ruruh menjelaskan, launching bertujuan menumbuhkan rasa kesadaran dan partisipasi masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan.

Diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan-peraturan tentang protokol kesehatan yang sudah ada, baik Inpres No 6 Tahun 2020 maupun Perbup No 65 Tahun 2020, guna mewujudkan supremasi peraturan daerah dan memberi kepastian hukum untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Jika angka covid terus turun, maka menciptakan kegiatan ekonomi yang sejalan dengan protokol kesehatan.

"Diharapkan Mobile Covid-19 Hunter ini dapat memutus mata rantai penyebaran virus corona di Tuban, dalam penindakan petugas akan mengedepankan prinsip penegakan hukum protokol kesehatan yang humanis, cepat, mudah dan akuntabel," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved