Breaking News:

Virus Corona di Kediri

Keselamatan Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas RSUD Gambiran Kota Kediri di Tengah Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 yang masih terus berlangsung sampai sekarang tak hanya mengancam keselamatan pasien, tetapi juga tenaga kesehatan

Foto Istimewa
Dr Fauzan Adima MKes Direktur RSUD Gambiran 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Wafatnya dokter spesialis bedah saraf RSUD Gambiran Kota Kediri, dr Machmud Sp.BS akibat terpapar Covid-19 membuka fakta tingginya resiko keselamatan bagi tenaga kesehatan dari waktu ke waktu.

Pandemi Covid-19 yang masih terus berlangsung sampai sekarang tak hanya mengancam keselamatan pasien, tetapi juga tenaga kesehatan, baik medis maupun non medis di RSUD Gambiran Kota Kediri.

“Keselamatan pasien merupakan indikator utama dalam pelayanan kesehatan rumah sakit. Tapi jangan mengesampingkan keselamatan tenaga kesehatan,” kata Direktur RSUD Gambiran dr Fauzan Adima M.Kes, Kamis (17/9/ 2020).

Dokter Fauzan Adima menjelaskan, ada empat hal di lingkungan rumah sakit yang harus mendapat jaminan keselamatan.

Yakni, keselamatan karyawan (employee safety) baik medis maupun nonmedis, keselamatan lingkungan rumah sakit (environment safety), keselamatan keuangan (financial safety) rumah sakit, dan keselamatan sarana prasarana rumah sakit (equipment safety).

RSUD Gambiran berupaya memastikan keselamatan empat hal tersebut.

Fauzan juga mengapresiasi kinerja seluruh karyawan rumah sakit yang telah bekerja keras meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, dengan tetap menjaga keselamatan dan keamanan mereka.

“Pada peringatan hari keselamatan pasien ini, kami berharap masyarakat bisa mematuhi protokol kesehatan agar selamat dari pandemi Covid-19. Demikian juga para tenaga medis dan paramedis agar menggunakan APD secara standart dan patuhi protap pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI),” harapnya.

Masih tingginya ancaman keselamatan tenaga medis ini menjadi perhatian serius dalam Peringatan Hari Keselamatan Pasien Dunia (World Patient Safety Day) yang jatuh pada hari Kamis, 17 September 2020.

Peringatan mengusung tema “Keselamatan Tenaga Kesehatan, Keselamatan Kita Semua”.

Data Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (BPPSDMK) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebut jumlah tenaga kesehatan yang meninggal dunia dalam penanganan Covid-19 hingga 11 September 2020 mencapai 105 orang.

Termasuk dr Machmud Sp.BS dari RSUD Gambiran Kota Kediri.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved