Breaking News:

Pilkada 2020

Tim Khozanah Tantang Lawan Politiknya Fairplay untuk Rebut Simpati Warga Tuban

Semua calon harus bertindak fairplay untuk merebut simpati warga, agar memilih masing-masing pasangan peserta Pilkada.

surya.co.id/m sudarsono
Ketua Tim Pemenangan Mbak Ana-De Anwar, M Miyadi 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Tim pemenangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tuban (bacabup-bacawabup) Khozanah Hidayati-Muhammad Anwar, menantang lawan politiknya untuk fairplay.

Semua calon harus bertindak fairplay untuk merebut simpati warga, agar memilih masing-masing pasangan peserta Pilkada.

"Semua calon harus fairplay," kata Ketua Tim Pemenangan Mbak Ana-De Anwar, M Miyadi, Rabu (16/9/2020).

Sekretaris DPC PKB Tuban itu menjelaskan, agar semua calon mengantisipasi jangan sampai ada kampanye hitam, baik dari tim Setiajit-Armaya, maupun Aditya Halindra Faridzki-Riyadi.

Jangan sampai hal itu dilakukan, menjelekkan satu sama lain untuk meraih dukungan masyarakat.

Dia meyakini, pasangan Mbak Ana-De Anwar yang diusung PKB akan mampu meraih dukungan penuh suara Nahdliyin (NU).

"Kita yakin suara NU ke Mbak Ana-De Anwar. Semua harus fairplay jangan ada kampanye hitam," pungkasnya.

Sekadar diketahui, terdapat tiga bakal pasangan calon bupati dan wakil Bupati Tuban 2020.

Di antaranya, Aditya Halindra Faridzki-Riyadi sebagai Cabup-cawabup pada Pilkada Tuban, diusung Golkar, Demokrat dan PKS, dengan perolehan total 15 kursi.

Khozanah Hidayati-Muhammad Anwar diusung PKB dengan perolehan 16 kursi, lalu NasDem dengan dua kursi dan Hanura satu merapat sebagai partai pendukung. Kemudian Partai Gelora non Parlemen juga merapat.

Setiajit-Armaya Mangkunegara (Setianegara, red) diusung PDI Perjuangan, Gerindra, PAN, PPP dan PBB dengan total 16 kursi parlemen.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved