Breaking News:

Berita Surabaya

Polisi Akan Pastikan Keamanan Syekh Ali Jaber Saat Berkunjung ke Jawa Timur

Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan polres setempat akan membantu panitia dalam hal pengamanan kegiatan dakwah yang akan dihadiri Syekh Ali Jaber

Youtube
Syekh Ali Jaber 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

SURYA.co.id | SURABAYA - Syekh Ali Jaber menjadi perhatian setelah tragedi penusukan yang terjadi di Bandar Lampung beberapa waktu lalu. 

Kemudian, Ia pun diundang menjadi bintang tamu dalam program Podcast #CLOSETHEDOOR Deddy Corbuzier, bersama Gus Miftah.

Sosok yang mengisi program hafidz di televisi ini mengaku pasrah pasrah kejadian itu. 

Dalam podcast tersebut Syekh Ali mengaku akan ada acara di Jatim. Tepatnya di Kabupaten Jember dan Malang pada Kamis, (17/9/2020) esok. 

Oleh Deddy Corbuzier, Syekh Ali ditanya apakah trauma dengan peristiwa penikaman beberapa hari lalu. 

"Enggak ada, saya pasrah. Kebetulan saya besok ada acara di Jember sama Malang," kata Syekh Ali Jaber menjawab pertanyaan Deddy Corbuzier. 

Terkait rencana itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, bahwa polres setempat akan membantu panitia dalam hal pengamanan kegiatan dakwah yang akan dihadiri Syekh Ali Jaber.

Karena tanggung jawab sepenuhnya tetap berada di pihak panitia. Karena itu, kepolisian mengimbau agar panitia melakukan langkah antisipatif dengan menyeleksi jemaah peserta pengajian. 

"Polda jatim melalui polres akan melibatkan penyelenggara untuk selektif kepada jamaahnya," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu, (16/9/2020). 

Truno menambahkan, dua hal yang perlu diperhatikan oleh panitia penyelenggara, yakni memastikan penerapan protokol kesehatan COVID-19 di lokasi pengajian dan memastikan tidak ada jamaah yang membawa benda-benda berbahaya dan membahayakan, seperti senjata tajam. 

"Lagian juga ngapain ke pengajian membawa senjata tajam," ucapnya. 

Kepolisian sendiri, lanjut Truno, tentu akan hadir membantu pihak panitia untuk melakukan pengamanan. 

"Kepolisian akan membantu panitia menyeleksi peserta pengajian, misalnya, jika ada yang membawa senjata tajam," tandasnya. 

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved