Breaking News:

Virus Corona di Ponorogo

Pernikahan Usia Dini di Kabupaten Ponorogo Naik Hingga Dua Kali Lipat Selama Pandemi Covid-19

Angka pernikahan dini di Ponorogo meningkat lebih dari dua kali lipat selama pandemi Covid-19.

pixabay
Ilustrasi 

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Angka pernikahan dini di Ponorogo meningkat lebih dari dua kali lipat selama pandemi Covid-19.

Pada bulan Januari hingga Agustus tahun 2019 Pengadilan Agama Ponorogo mencatat ada 78 pernikahan dini.

Sedangkan tahun 2020 pada medio yang sama ada 165 pernikahan dini.

Hakim Panitera Pengadilan Agama Ponorogo, Ishadi mengatakan untuk tahun 2020 memang naik 100 persen dibandingkan tahun 2019 lalu.

Naiknya angka tersebut, menurut Ishadi dipengaruhi banyak faktor.

Salah satunya karena sekolah yang menerapkan metode pembelajaran secara online sehingga membuat anak-anak kurang terkontrol.

"Karena tidak sekolah akhirnya alasan kerja kelompok dengan temannya malah berhubungan badan," kata Ishadi, Rabu (16/9/2020).

Ishadi mengaku biasanya para wali meminta dispensasi kawin karena anaknya sudah melakukan hubungan badan dengan lawan jenis, dan bahkan sudah berbadan dua atau hamil.

"Dari para wali yang akan menikahkan anaknya, sebanyak 97 persen alasannya karena sudah terlibat hubungan badan. Ada yang sudah telat, ada yang perutnya membesar," lanjutnya.

Selain itu, adanya UU nomor 16 tahun 2019 yang mengatur batas usia perempuan menikah dari semula 16 tahun menjadi 19 tahun juga mempengaruhi naiknya angka pernikahan dini tersebut.

"Saat ini usia 16 hingga 17 tahun yang kebanyakan sudah putus sekolah banyak yang meminta dispensasi kawin," lanjut Ishadi

Pengadilan Agama Ponorogo sendiri tidak memetakan kecamatan mana yang paling tinggi permintaan dispensasi kawin.

"Kami tidak mensurvey wilayah, ini berdasarkan data global Kabupaten Ponorogo," tutupnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved