Breaking News:

Berita Tulungagung

Merayakan Galungan, Umat Hindu Tulungagung Mendoakan Indonesia Bebas Virus Corona

Umat Hindu Dharma di Tulungagung menggelar persembahyangan hari raya Galungan di Pura Jagat Tulung Urip dan mendoakan Indonesia bebas dari covid-19

surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Umat Hindu Tulungagung melaksanakan prosesi peribadatan Galungan di Pura jagat Tulung Urip. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Umat Hindu Dharma menggelar persembahyangan hari raya Galungan di Pura Jagat Tulung Urip, Desa Wajak Kidul, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Rabu (16/9/2020) sore.

Dalam persembahyangan ini umat Hindu mendoakan agar Indonesia terbebas dari virus corona.

“Hari Galungan adalah hari kemenangan, karena dharma (kebaikan) turun ke dunia. Dengan turunnya dharma, kami berdoa supaya Indonesia bebas virus corona,” ujar salah satu pemuka, I Nengah Sutedja.

Lanjut Tedja, secara khusus umat Hindu juga mendoakan Jawa Timur dan Tulungagung juga bebas dari virus corona.

Sutedja juga berharap umat Hindu Tulungagung membantu pemerintah untuk memutus penyebaran Covid-19.

Di antaranya dengan membantu menerapan protokol kesehatan, seperti senantiasa memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

“Semoga Tuhan segera memberi keselamatan, virusnya hilang, ekonom lancar, negara maju seperti semula,” sambung Sutedja.

Romo Mangku Musiran selaku pemimpin peribadatan mengatakan, Galungan adalah hari kemenangan.

Selama 210 hari umat dituntun untuk melakukan kebaikan.

Jika berhasil, maka mereka berhak ikut dalam Har Raya Galungan.

Sebaliknya mereka yang melakukan pertengkaran, kejahatan, berbohong dan melanggar hukumm maka dianggap gagal melakukan dharma.

“Kalau melanggar hukum agama dan hukum negara, maka tidak bisa ikut Galungan, karena dia kalah dengan nafsunya,” ujar Musiran. 

Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved