Breaking News:

Bertemu UMKM Kota Madiun, Ristu Nugroho Dapat Masukan Soal Pertanian

Anggota DPRD Jawa Timur, Y Ristu Nugroho bertemu dengan sejumlah kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) asal Kota Madiun, Rabu (16/9/2020).

ist
Anggota DPRD Jawa Timur, Y Ristu Nugroho bertemu dengan sejumlah kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) asal Kota Madiun, Rabu (16/9/2020).  

SURYA.co.id, MADIUN - Anggota DPRD Jawa Timur, Y Ristu Nugroho bertemu dengan sejumlah kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) asal Kota Madiun, Rabu (16/9/2020). Sejumlah masukan pun diterima Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini pada acara serap aspirasi (Reses) II 2020 DPRD Jatim tersebut.

Di antaranya terkait dengan pertanian dan peternakan. "Kami mengusulkan program pengembangan pertanian di Kota Madiun. Sebab, kami melihat kelompok pertanian di Kabupaten (Madiun) sudah jalan, kami mengusulkan mengadopsi program serupa," kata perwakilan kelompok UMKM Kota Madiun, Bambang Harijono di hadapan Ristu.

Menurut Bambang, Kota Madiun memiliki basis pertanian dan peternakan yang bisa dikembangkan. "Kami siap untuk menjalankan program tersebut apabila (pemerintah) provinsi bisa memberikan bantuan," lanjut pria yang akrab disapa Bambang Gondrong ini.

Merespon usulan tersebut, Ristu mengaku terkejut. "Kenapa program (bantuan) pertanian baru kami berikan ke masyarakat kabupaten, sebab kami tak menduga adanya potensi pertanian di kota," kata Ristu di tempat yang sama.

"Ternyata, masih ada laham pertanian di Kota. Tentunya, usulan ini harus ada sentuhan dari Pemprov. Sehingga, kami akan mengarahkan beberapa program di Pemprov Jatim untuk menyentuh kelompok petani di Kota Madiun," kata Anggota DPRD Jatim dapil XI (Madiun (Kabupaten/Kota) dan Nganjuk) ini.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI juga dari dapil yang sama. "Sehingga, bukan hanya berasal dari program pemerintah provinsi saja, juga bisa dibantu dari pusat," katanya.

Diakuinya, bahwa program bantuan untuk pertanian melalui jaring aspirasi serupa telah mengalir di Kabupaten Madiun. Sejumlah bantuan tersebut di antaranya untuk alat pertanian hingga bantuan benih porang.

"Kalau di kabupaten, sudah banyak (program) yang jalan. Di antaranya, kami juga membuat beberapa sumur untuk mengatasi kekeringan beberapa lahan pertanian," katanya.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Jatim ini memang secara khusus mengundang para pegiat UMKM dalam forum tersebut. Sebab, pihaknya melihat kalangan UMKM di Kota ikut terdampak akibat adanya pandemi Covid-19.

Misalnya, para seniman di perkotaan. "UMKM di Kota Madiun ikut terdampak sehingga memang memerlukan perhatian khusus," katanya.

Dalam acara tersebut, pegiat UMKM yang hadir mayoritas dari para pegiat pedagang kaki lima. "Kami akan bawa aspirasi ini ke pemerintah provinsi sehingga bisa diprogramkan untuk tahun depan," katanya. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved