Breaking News:

Berita Lumajang

Berkat Lagu Corona, Pria Asal Lumajang bakal ke Jakarta untuk Rebut Juara Lomba Kemenkes

Tanpa diduga sederet karyanya mampu menghantarkan namanya menjadi salah satu finalis 8 besar lomba cipta lagu corona.

Foto: dok pribadi
Dokumentasi Taqwa Nur Ibad saat menggarap lagu-lagunya. 

SURYA.co.id | LUMAJANG -  Pandemi corona memang datang tiba-tiba. Namun, bukan berarti hal ini membuat segalanya terhambat. Pasalnya jika jeli membaca situasi, keaadan ini bisa membawa berkah tersendiri.

Seperti dilakukan Taqwa Nur Ibad. Warga Lumajang ini menciptakan lagu-lagu menggambarkan situasi pagebluk saat ini (corona).

Tanpa diduga sederet karyanya mampu menghantarkan namanya menjadi salah satu finalis 8 besar lomba cipta lagu corona yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan dan beberapa kelembagaan lainnya.

 "Jadi perkiraan bulan Mei saya bikin lagu soal pandemi, tapi mulanya gak ada niatan buat lomba. Tiba-tiba Agustus ada kompetisi saya inisiatif ikut dan secara nasional saya lolos sampai 8 besar," kata Taqwa, Rabu (16/9/2020).

Dari beberapa tembang-tembang yang tercipta, ada satu lagu berjudul 'Pejuang Kemanusiaan' yang memiliki pesan terdalam untuk tenaga medis saat berjuang melawan pandemi Covid-19.

"Kau berjuang untuk kesehatan manusia, kau lupakan semua kecemasan demi sesama," begitulah penggalan lirik lagunya, yang kata Taqwa, menggambarkan kondisi tenaga medis saat ini.

Bisa dipastikan gegara lagu inilah membawa hanya dialah peserta dari Jawa Timur yang bisa merebutkan juara pada 25 September 2020 mendatang di Jakarta. 

"Pesertanya yang ikut ada 560 dan 3 warga negara asing Belanda, Amerika. Dan yang tersisa dari Jatim tinggal saya," ucapnya.

Berbagai persiapan telah dilakukan Taqwa untuk memperebutkan posisi juara. Sadar memenangkan ajang ini tidaklah mudah, dirinya memastikan tidak bakal menyia-nyiakan kesempatan ini.

"Saya tiap hari latihan vocal terus. Karena beda nyanyi di studio dengan live. Apalagi lagunya kan bernada tinggi jadi saya latihan pernafasan tiap hari," pungkasnya.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved