Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Berdayakan BUMDes, Lumbung Pangan Jatim Hadir di Pedesaan untuk Dekatkan Sembako Murah Gratis Ongkir

Lumbung Pangan Jatim kini menggandeng BUMDes untuk menjadi dropshipper sembako murah gratis ongkir

Humas Pemprov Jatim
Penerimaan sembako ke warga masyarakat di pedesaan dari Lumbung Pangan Jatim melalui integrasi BUMDes, Rabu (16/9/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Guna menjangkau lebih luas layanan masyarakat pedesaan yang belum terbiasa menggunakan gadget, Lumbung Pangan Jatim kini menggandeng BUMDes untuk menjadi dropshipper sembako murah gratis ongkir.

Dengan sistem menggandeng BUMDes, maka selain masyarakat mendapatkan akses sembako murah dan melimpah, BUMDes juga mendapatkan keuntungan dari setiap pembelanjaan sembako Lumbung Pangan yang dipasarkan melalui BUMDes.

"Ini inovasi dari Lumbung Pangan Jatim untuk bisa memperluas manfaat ekonomi. Bukan hanya masyarakat yang dapat untung, namun BUMDes juga bisa mendapatkan keuntungan ekonomi yang nantinya bisa digunakan untuk memajukan BUMDes-nya masing-masing," kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Rabu (16/9/2020).

Sebab, sistem yang digunakan dalam integrasi Lumbung Pangan dan BUMDes ini, BUMDes mengambil peran sebagai pihak yang ikut memasarkan produk Lumbung Pangan atau sebagai dropshipper.

BUMDes bukan sebagai gudang, melainkan Lumbung Pangan Jatim akan mengirimkan paket sembako sesuai dengan pembelian dari masyarakat di daerah tersebut.

Dalam pelaksanaannya, BUMDes berperan sebagai dropshipper sekaligus agen PT Pos. Setiap masyarakat yang membeli paket sembako, Lumbung Pangan Jatim akan mengirimkan langsung ke BUMDes melalui PT Pos dengan gratis ongkir.

Setiap paket sembako yang berhasil dipasarkan oleh BUMDes, BUMDes akan mendapatkan keuntungan Rp 5.000 per paket sembako.

Selain itu, juga ada tambahan bila akumulasi penjualan oleh BUMDes dalam sebulan di atas 1.000 pemesanan, maka Lumbung Pangan Jatim akan memberikan tambahan Rp 1,2 juta pada BUMDes. Dan jika pemesanan lebih dari 1.500 per bulan, akan mendapatkan tambahan Rp 3 juta dari Lumbung Pangan Jatim.

"Yang belanja tetap dapat sembako murah karena harga yang dipasarkan BUMDes, sama dengan harga di outlet, website, maupun aplikasi. Ongkirnya juga tetap gratis dan tetap bisa COD," tegas Khofifah.

Layanan menggandeng BUMDes ini sejatinya juga disebabkan Pemprov Jatim ingin menjangkau masyarakat pedesaan yang belum terbiasa menggunakan gadget. Sehingga mereka tetap bisa mengakses layanan sembako murah Lumbung Pangan Jatim.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved