Breaking News:

Berita Mojokerto

20 Wanita Pemandu Lagu dan Tamu Karaoke Mojosari Terjaring Operasi Yustisi

Sebanyak 20 wanita pemandu lagu dan pengunjung terjaring Operasi Yustisi di karaoke Mojosari, Kabupaten Mojokerto, karena abaikan protokol kesehatan

surabaya.tribunnews.com/mohammad romadoni
Pemandu lagu di karaoke Mojosari yang terjaring operasi yustisi oleh petugas gabungan. 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Sebanyak 20 wanita pemandu lagu dan pengunjung terjaring Operasi Yustisi di karaoke Mojosari, Kabupaten Mojokerto

Para wanita pemandu lagu itu kepergok  melanggar protokol kesehatan lantaran tidak mengenakan masker dan tidak menjaga jarak saat melayani tamu di dalam ruangan karaoke tersebut.

Ada dua tempat hiburan malam karaoke yang menjadi sasaran Operasi Yustisi ini yaitu di Ruko Royal dan Jalan Gajah Mada Mojosari, Selasa (15/9/2020) malam.

Kegiatan Operasi Yustisi melibatkan petugas gabungan Polres Mojokerto, Kodim 0815, Satpol PP, Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Kabupaten Mojokerto.

Pelanggar protokol kesehatan akan disanksi sesuai Peraturan Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur Nomor 2 Tahun 2020.

Kasatpol PP Kabupaten Mojokerto, Noerhono menjelaskan ada 20 pelanggar yaitu 12 wanita pemandu lagu dan 8 pria pengunjung karaoke. Mereka tertangkap basah melanggar protokol kesehatan di dalam ruangan karaoke tersebut.

"Dari 20 pelanggar ada dua wanita pemandu lagu yang berada di tempat 2 karaoke itu disanksi denda lantaran tidak mengenakan masker dan sisanya melanggar protokol kesehatan tidak menjaga jarak di dalam ruangan karaoke," ujar Noerhono kepada wartawan, Rabu (16/9/2020).

Menurut dia, mekanisme penindakan terhadap pelanggar Operasi Yustisi protokol pesehatan ini menyita Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk keperluan pendataan dan sanksi denda. Untuk 4 wanita pemandu lagu yang melanggar tidak pakai masker disanksi denda dan yang bersangkutan menjalani sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Kabupaten Mojokerto.

Sedangkan sisanya yang melanggar Phsycal Distancing tidak menjaga jarak yakni mereka membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya.

"Jadi ada empat orang diproses Tipiring disanksi denda Rp.25 ribu yang rinciannya Rp.24 ribu denda dan Rp.1000 administrasi sidang. Kita tadi sudah koordinasi dengan pihak Pengadilan Negeri Kabupaten Mojokerto langsung sidang pelanggar protokol kesehatan ini," jelasnya.

Lanjut Noerhono, pengakuan dari wanita pemandu lagu yang melanggar protokol kesehatan lantaran mereka lupa tidak membawa masker.

"Pelanggar Physical Distancing di mana mereka tidak ada jarak satu dengan yang lain ketika duduk di dalam ruangan karaoke meski sudah diberi tanda silang sehingga melanggar protokol kesehatan," tandasnya. 

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved