Breaking News:

Fashion

Tak Hanya Mempercantik, Scarf Juga Bisa Lindungi Tas Kulit Agar Tak Mudah Kotor

Siapa bilang scarf hanya bisa untuk dipakai sebagai bando atau hiasan leher saja? Scarf juga bisa dipakai untuk pelindung sekaligus hiasan tas kulit

ist
PIC Furla Ciputra World Surabaya Doni Indra Setiawan (kir)i menunjukkan tujuh cara wrapping tas dengan scarf agar tampak lebih cantik dan juga melindungi kulit agar tidak mudah kotor. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Siapa bilang scarf hanya bisa untuk dipakai sebagai bando atau hiasan leher saja? Beberapa waktu belakangan ini, fungsi scarf menjadi lebih bervariasi.

Seperti yang disampaikan PIC Furla Ciputra World Surabaya, Doni Indra Setiawan beberapa waktu lalu. Saat ini, scarf bisa juga dijadikan sebagai hiasan dan pelindung tas kulit yang kamu miliki.

Setidaknya ada tujuh cara wrapping agar tas kulit tampak lebih cantik dari biasanya yakni, classic wrap, double bow, simple bow, classic wrap with bow, rose, half with bow, dan chain bag.

"Di antara tujuh cara wrapping itu, classic wrap yang paling populer dan mudah untuk diaplikasikan ke handle tas sebagai hiasan juga melindungi tas agar tak mudah kotor," terang Doni.

Untuk melakukan wrapping handle tas, cukup siapkan scarf berukuran 5x90 sentimeter dan bisa berasal dari bahan apa saja. Scarf diikat di salah satu handle tas. Kemduian, sisa scarf dililitkan ke sepanjang handle dan diikat kembali di sisi lainnya.

"Classic menjadi sangat popler karena memiliki manfaat lain untuk melindungi tas. Rata-rata pemilik tas berbahan kulit akan betul-betul menjaga kebersihan tas, karena membersihkan tas kulit lebih susah dan mahal," ungkapnya.

Doni menambahkan, untuk mengaplikasikan scarf pada tas lebih baik disesuaikan dengan bentuk dan model tas.

"Untuk tipe tas besar, lebih baik menggunakan wrapping yang polos atau bassic. Karena nanti fungsi scarfnya hanya untuk menutupi bagian tas yangg polos," imbuh Doni.

Sementara untuk tas yang berukuran kecil, lebih baik menggunakan hiasan mini juga. Hal ini supaya tidak terlihat berlebihan saat diaplikasikan.

"Juga, sebaiknya menggunakan warna scarf yang senada dengan tas. Tapi kembali lagi ke pemilik. Kalau memang lebh suka dengan warna nyentrik, boleh melakukan eksperimen dengan beragam warna," jelasnya.

Biasanya, lanjut Doni, scarf yang digunakan untuk wrapping tas memiliki bahan licin seperti, sutera satin.

"Apabila scrafnya merupakan bahan sutera satin, lebih baik pencuciannya dilakukan dengan teknik dry clean dan tidak dikucek. Supaya tidak mudah rusak dan tetap terlihat glossy. Karena efek tersebut yang akan membuat tas tampak mewah," tutupnya.

Penulis: Akira Tandika
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved