Breaking News:

Berita Surabaya

Sosok Desainer Muda Maya Sari Irela yang Senang Bermain Payet

Memasuki bangku sekolah, alumnus Arva School of Fashion ini mengambil Sekolah Menengah Kejuruan jurusan Tata Busana.

Foto Istimewa
Sosok desainer muda Maya Sari Irela 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sejak belia, desainer muda Maya Sari Irela @mayasariirela sudah suka dengan dunia mode.

Memasuki bangku sekolah, alumnus Arva School of Fashion ini mengambil Sekolah Menengah Kejuruan jurusan Tata Busana.

"Pada awalnya, yang mengarahkan untuk sekolah tata busana itu keluarga. Soalnya dari dulu emang saya suka sama payet dan sulam," katanya kepada Surya.

Ia sendiri kini lebih fokus ke busana gaun, kebaya, serta busana formal seperti jas atau blazer.

Hal ini berangkat dari kesukaannya dalam bermain payet.

"Kalau baju ready to wear dikasih payet sepertinya kurang cocok ya," ujar desainer 23 tahun ini.

Meskipun proses memayet memerlukan waktu yang lama, tapi pemilik Rumah Jahit Iely dan Irela's Gallery ini tetap merasa enjoy.

"Soalnya dari awal kan suka sama payet, jadi senang-senang aja meskipun hasilnya nggak banyak," terang Maya.

Untuk mengasah skill-nya, Maya banyak mencari inspirasi payet dari karya-karya desainer profesional seperti Barli Asmara, Myrna Myura, dan sebagainya.

"Kalau tantangan waktu bikin gaun itu saat proses jahit ya. Soalnya materialnya halus, jadi kalau dijahit kadang nyangkut," tandasnya.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved