Breaking News:

Berita Nganjuk

Polisi Nganjuk Bekuk Kuli Serabutan Asal Kalimantan Timur yang Edarkan Sabu

Kedapatan menyimpan dan diduga mengonsumsi narkotika jenis sabu, Tedy Sugiarto (25) diamankan tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk.

Foto: humas polres nganjuk
Tedy Sugiarto pengedar sabu asal Kalimantan Timur yang diamankan tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk. 

SURYA.CO.ID | NGANJUK - Kedapatan menyimpan dan diduga mengonsumsi narkotika jenis sabu, Tedy Sugiarto (25) diamankan tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk.

Dari tangan kuli serabutan warga Kelurahan Baamang Kecamatan Baamang Tengah Kabupaten Kota Waringin Timur Provinsi Kaltim ini, polisi menyita barang bukti satu klip plastik berisi sabu seberat 0,29 gram, sebuah pipet kaca, seperangkat alat hisap sabu, uang tunai Rp 50 ribu, satu handphone dan lainya.

Kasubag Humas Polres Nganjuk, Iptu Rony Yunimantara menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka pengedar sabu setelah diterimanya informasi dari masyarakat. Dimana di sebuah rumah kos di Desa Nglawak Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk seringkali menjadi tempat transaksi narkotika jenis sabu.

"Tim Rajawali 19 Satresnarkoba menerima informasi tersebut langsung melakukan penyelidikan," kata Rony Yunimantara, Selasa (15/9/2020).

Hasilnya, dikatakan Rony Yunimantara, diketahui ada salah satu penghuni rumah kos di Desa Nglawak diduga menjadi pengedar sekaligus pemakai sabu.

Tim Rajawali 19 Satresnarkoba setelah mengetahui idenditas terduga pengedar sabu langsung melakukan penggerebekan.

Seorang tersangka bernama Tedy Sugiarto berhasil diamankan Tim Rajawali 19 yang langsung melakukan penggeledahan di rumah kos tersebut.

Sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu beserta seperangkat alat hisap dan sarana transaksi sabu dapat diamankan dalam penggeledahan yang dilakuakn di rumah kos tersebut/

"Saat itu juga, tersangka langsung diamankan di Mapolres Nganjuk untuk proses hukum lebih lanjut," ucap Rony Yunimantara.

Jajaran Satresnarkoba Polres Nganjuk, menurut Rony Yunimantara, mengharapkan warga secepatnya memberikan informasi kepada petugas Kepolisian terdekat bila mengetahui adanya transaksi narkoba disekitar lingkunganya. Ini dikarenakan ditengah Pandemi covid-19 sekarang ini patut diduga banyak dimanfaatkan pengedar narkoba mengelabui masyarakat dalam menjalankan aktifitasnya.

"Dan untuk tersangka pengedar sabu terancam dijerat dengan UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara hingga 20 tahun," tutur Rony Yunimantara.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved