Breaking News:

BUMN

Petrokimia Gresik Raih Winner di Ajang Marketeer Omni Brand of The Year 2020

Petrokimia Gresik, dinobatkan sebagai winner dalam ajang marketeer Omni Brand of the Year 2020.

surya.co.id/sugiyono
PELABUHAN KHUSUS - Kegiatan muatan pupuk di pelabuhan khusus PT Petrokimia Gresik, Jumat (28/6/2019). 

SURYA.co.id | GRESIK - Petrokimia Gresik, dinobatkan sebagai winner dalam ajang marketeer Omni Brand of the Year 2020. Kegiatan tersebut diselenggarakan secara online dan offline oleh Marketeer, Selasa (15/9/2020).

Direktur Operasional dan Pemasaran (DOP) Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih, mengatakan, Petrokimia Gresik dinobatkan sebagai Winner karena dinilai berhasil mengimplementasikan omni marketing dengan mengintegrasikan pendekatan online sekaligua offline.

"Hal itu dilaksanakan dalam penyusunan strategi produk, marketing communication, distribution dan sebagainya," kata Digna.

Penerapan strategi omni marketing di Petrokimia Gresik, lanjut Digna, telah dirumuskan dalam program transformasi bisnis Petrokimia Gresik (TBPG) sejak tahun 2019, dimana perusahaan melakukan shifting paradigm salah satunya dari product driven ke market driven.

"Ini dalam rangka menjawab rencana pengalihan subsidi oleh pemerintah, sehingga Petrokimia Gresik mau tidak mau harus mengembangkan pasar pupuk komersil. Selain itu juga menjadi wujud komitmen perusahaan sebagai solusi di sektor agroindustri," katanya.

Untuk mendukung inisiatif strategis tersebut, Petrokimia Gresik pun merumuskan tiga pilar transformasi di bidang pemasaran. Pertama, digitalisasi sistem marketing dan sales intelligence. Kedua, revitalisasi kanal penjualan. Ketiga, pengembangan kompetensi dan implementasi insentif untuk para salesperson.

Di sisi lain, tambahnya, penerapan omni marketing menjadi sangat penting karena akan terjadi pergeseran usia petani yang merupakan konsumen dari Petrokimia Gresik. Sekarang ini, lebih dari 50 persen konsumen perusahaan berusia di atas 45 tahun.

"Beberapa tahun ke depan, para petani dari generasi yang lebih muda akan mendominasi dan membutuhkan pendekatan berbeda. Inilah kenapa kami mengimplementasikam strategi omni marketing," imbuhnya.

Untuk mengoptimalkan proses bisnis, Petrokimia Gresik mengembangkan beberapa aplikasi. Diantaranya Digital Office paperless, Sistro (sistem antrean truk online), Petro Port (manajemen pelabuhan), Go Crane (manajemen infrastruktur dan alat berat), Petroxfert (aplikasi produk dan budidaya pertanian) dan WMS (sistem manajemen pergudangan).

"Beragam aplikasi lainnya yang mendukung kecepatan proses dan optimalisasi database yang terstruktur," katanya.

Tidak hanya ekosistem berbasis digital, lanjut Digna, ekosistem offline juga terus diperkuat perusahaan. Diantaranya, evaluasi distributor untuk produk non subsidi, penambahan fasilitas Mobil Uji Tanah dari 4 unit menjadi 15 unit, serta 29 ribu lebih kios resmi yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia sebagai kanal penjualan offline.

Menurut Digma, pendekatan omni marketing, terbukti mampu memberikan dampak signifikan di beberapa aspek. Seperti peningkatan penjualan.

"Contohnya, saat ini Petrokimia Gresik menawarkan kemudahan akses transaksi secara daring melalui marketplace buatan mereka, Petromart. Inovasi ini berhasil meningkatkan penjualan ritel daring," imbuhnya.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved