Breaking News:

Berita Gresik

Permasalahan Bantuan PKH di Kabupaten Gresik Mengungkap Fakta Baru, Tak hanya Dugaan Pemotongan

Permasalahan bantuan keluarga penerima harapan (PKH) di Gresik tidak hanya pemotongan nominal bantuan.

surya.co.id/willy abraham
Piagam penghargaan dan KKS milik salah satu KPM yang tidak kunjung ditarik meski sudah mengundurkan diri. 

SURYA.co.id | GRESIK - Permasalahan bantuan keluarga penerima harapan (PKH) di Gresik tidak hanya pemotongan nominal bantuan.

Ternyata, ada keluarga penerima manfaat (KPM) yang sudah mengundurkan diri, tetapi kartu keluarga sejahtera (KKS) ditarik pendamping setiap bulannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun surya.co.id, data KPM tidak diperbaharui. Sehingga meskipun ada KPM secara lisan mengundurkan diri,  pencairan masih terus berjalan.

Misalnya MI, dirinya sudah dinyatakan mengundurkan diri sejak pertengahan 2019.

Hal itu juga ditandai dengan pemberian sertifikat.

Sertifikat berwarna putih lengkap dengan nama Kadinsos Gresik, Sentoto Supriyohadi namun tidak ada tandatangan dan stempel dinas diterimanya.

Namun, sampai saat ini, KKS atau ATM bantuan PKH milik MI masih diminta untuk dikumpulkan setiap bulannya.

Padahal sesuai aturan, apabila KPM sudah mengundurkan diri KKS wajib ditarik. Tidak bisa digunakan lagi, nama yang bersangkutan pun juga sudah tidak tercantum lagi.

SN juga mengalami hal yang sama. Ia sudah mengutarakan kepada pendamping untuk mengundurkan diri atau dinyatakan sudah tidak menerima baru Agustus kemarin.

“Agustus kartu masih dikumpulkan,” ujarnya.

KKS miliknya tidak kunjung ditarik pendamping, SN sampai September kemarin masih diminta mengumpulkan KKS.

"September malah dikasih uang Rp 250 ribu, katanya sisa-sisa,” pungkasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinsos Gresik Sentot Supriyohadi membenarkan jika ada KPM yang mundur akan diberi sertifikat penghargaan. Namun, ia menegaskan bila KKS tetap harus ditarik.

"KKS tetap harus ditarik, tidak boleh digesek lagi," pungkasnya. 

Penulis: Willy Abraham
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved