Breaking News:

Berita Kediri

Lagi-lagi Satpol PP Kota Kediri Gerebek Pasangan Selingkuh Saat Razia Kamar Kos

Dari pengaduan masyarakat, tempat kos khusus perempuan itu meresahkan warga sekitarnya karena sering dibuat menginap teman laki-lakinya

SURYA.CO.ID/Didik Mashudi
Petugas Satpol PP melakukan pendataan pasangan yang diamankan dari tempat kos di Kelurahan Bandarlor, Kota Kediri. 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Razia kamar kos yang dilakukan Satpol PP Kota Kediri kembali mengungkap dugaan pasangan selingkuh. Pasangan ini ditemukan petugas di dalam kamar kos dengan pintu terbuka.

Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid menjelaskan, pasangan ini ditemukan petugas di kamar kos cewek yang ada di Kelurahan Bandarlor.

"Kami menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait rumah kos yang meresahkan warga di Kelurahan Bandarlor. Setelah dilakukan pemantauan awal, petugas melakukan penindakan," jelas Nur Khamid, Selasa (15/9/2020).

Dari pengaduan masyarakat, tempat kos khusus perempuan itu meresahkan warga sekitarnya. Karena dari penjelasan Ketua RT, tempat kos putri tersebut sering dibuat menginap teman laki-lakinya.

Saat petugas mendatangi tempat kos didapati ada satu pasangan di kamar yang pintunya terbuka. Identitas pasangan itu DA (24) warga Desa Loderesan, Kecamatan Kedungwaru dan TAP (20) warga Desa Sambirobyong, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung.

Saat petugas menanyakan identitasnya, mereka mengaku sudah menikah. Namun, keduanya tidak bisa menunjukkan bukti buku nikah.

Sehingga petugas membawa ke Kantor Satpol PP untuk dimintai keterangan dan pendataan lebih lanjut.

Sementara hasil pengembangan awal diduga merupakan pasangan selingkuh. Karena pihak laki-laki sudah punya istri dan yang perempuan seorang mahasiswi.

"Kedua pelaku sudah kami data. Petugas juga memberikan pembinaan dan memanggil keluarga masing-masing. Kami serah terimakan untuk pembinaan lebih lanjut," jelasnya.

Sementara untuk pemilik kos akan dipanggil untuk diminta keterangannya.

"Apabila ada pembiaran untuk tempat prostitusi akan kita tutup usaha rumah kosnya," tandasnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved